Presiden Afrika Selatan: Gambar dari Palestina Kuak Memori Buruk Apartheid

Jum'at, 21 Mei 2021 - 03:01 WIB
loading...
Presiden Afrika Selatan:...
Tim penyelamat membawa Suzy Eshkuntana, 6, setelah dikeluarkan dari timbunan puing gedung yang hancur dibom Israel di Jalur Gaza, 16 Mei 2021. Foto/REUTERS
A A A
CAPE TOWN - Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengatakan situasi di Gaza mengingatkannya pada kenangan buruk era apartheid di negaranya sendiri.

Pernyataan itu diungkapkan dia pada FRANCE 24. Tindakan Israel terhadap Palestina, katanya, membangkitkan ingatan tentang kejahatan apartheid yang dilakukan di Afrika Selatan di era pemerintahan kulit putih.

Dia menambahkan sementara Afrika Selatan mendukung Palestina, dia mendesak kedua belah pihak untuk duduk dan bernegosiasi.

Baca juga: Yahudi Israel Kirim Surat Terbuka Kutuk Serangan Zionis di Jalur Gaza

Wawancara 18 menit dengan Ramaphosa itu dimulai dengan pertanyaan tentang pemboman Israel di Gaza dan kegagalan komunitas internasional meminta pertanggungjawaban Israel.

Baca juga: Israel Hina Surat Al Fil Saat Bombardir Gaza, Umat Islam Dunia Marah

Pembahasan kemudian beralih ke berbagai tantangan yang dihadapi Afrika Selatan, termasuk Covid-19.

Baca juga: PM Israel Minta AS Waktu Dua Hari Lagi untuk Akhiri Serangan Gaza

"Kami sebagai orang Afrika Selatan sangat prihatin karena gambaran yang kami lihat tentang orang yang dilarang bergerak; tentang orang yang rumahnya dihancurkan; orang yang diusir dari rumah mereka sebelum mereka dibom; tentang tentara Israel yang menganiaya orang, semuanya membawa kembali kenangan buruk tentang sejarah kami sendiri, dan apartheid," tutur dia dengan raut muka sedih.

“Ketika orang Afrika Selatan melihat gambar-gambar itu, mereka tidak bisa tidak memihak Palestina. Dukungan negara kami untuk rakyat Palestina didasarkan pada prinsip-prinsip," tutur dia.

Ramaphosa menggemakan temuan kelompok hak asasi manusia terkemuka yang menyimpulkan bahwa Israel bersalah melakukan kejahatan apartheid yang dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan sesuai hukum internasional.

Bulan lalu, laporan dari Human Rights Watch (HRW), bergabung dengan sejumlah kelompok terkemuka lainnya menyatakan Israel melakukan kejahatan apartheid dan penganiayaan.

Pada Januari, kelompok hak asasi manusia Israel B'Tselem mencatat, “Israel mempromosikan dan melanggengkan supremasi Yahudi antara Laut Mediterania dan Sungai Yordan."

Menurut laporan PBB 2017, Israel memang mempraktikkan apartheid.

Kelompok hak asasi B'Tselem menepis kesalahpahaman populer bahwa ada demokrasi di dalam Garis Hijau (Gencatan Senjata 1949). Artinya menurut B'Tselem, tak ada demokrasi di wilayah yang diduduki Israel saat ini, tapi hukum yang berlaku adalah apartheid.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved