Korban Tewas Serangan Israel ke Gaza Meningkat Jadi 213, 61 Anak-anak

Selasa, 18 Mei 2021 - 23:31 WIB
loading...
Korban Tewas Serangan...
Korban tewas akibat seragan Israel ke Jalur Gaza meningkat jadi 213, termasuk 61 anak-anak. Foto/Al Arabiya
A A A
GAZA - Kementerian Kesehatan Gaza korban tewas akibat serangan Israel ke Jalur Gaza meningkat menjadi 213, termasuk 61 anak-anak, pada Selasa (18/5/2021). Selain itu 23 warga Palestina telah tewas di Tepi Barat.

Sementara itu Sebanyak 36 wanita juga termasuk di antara mereka yang tewas di Gaza seperti dikutip dari Al Arabiya.

Lebih dari seminggu serangan dari Israel terhadap target Hamas, yang telah mengakibatkan kematian puluhan warga sipil, menunjukkan sedikit tanda-tanda mereda pada hari ini meskipun diplomasi Amerika Serikat (AS) dan global yang intens untuk menghentikan permusuhan paling sengit di kawasan itu selama bertahun-tahun.

Lihat foto: Sepekan Pertempuran, Diplomasi Global Gagal Wujudkan Gencatan Senjata di Gaza

Serangan udara Israel di daerah kantong Palestina berlanjut semalaman. Segera setelah fajar, rudal menghantam dua bangunan di Kota Gaza, mengirimkan asap tebal ke udara.

Sementara itu dikutip dari Irish Examiner, serangan yang diluncurkan dari Gaza telah menewaskan dua pekerja Thailand di dalam pabrik pengemasan di Israel.

Tim penyelamat dari Magen David Adom mengatakan pihaknya mengangkut tujuh orang yang terluka ke rumah sakit setelah serangan proyektil. Itu terjadi ketika orang-orang Palestina di seluruh Israel dan wilayah pendudukan melakukan pemogokan dalam tindakan kolektif yang jarang terjadi terhadap kebijakan Israel.

Baca juga: Serangan Brutal Israel Tewaskan Komandan Jihad Islam di Gaza

Setidaknya dua belas orang di Israel, termasuk seorang anak laki-laki berusia lima tahun dan seorang tentara, telah tewas dalam serangan roket yang diluncurkan dari Gaza menuju daerah sipil di Israel.

Pertempuran tersebut adalah yang paling intens sejak perang tahun 2014 antara Israel dan Hamas, tetapi upaya untuk menghentikannya sejauh ini terhenti. Mediator Mesir sedang mencoba untuk merundingkan gencatan senjata, tetapi AS telah berhenti menuntut penghentian segera permusuhan dan Israel sejauh ini telah berjanji untuk terus maju.

Pertempuran sengit meletus 10 Mei ketika para pemimpin militan Hamas di Gaza menembakkan roket jarak jauh ke arah Yerusalem untuk mendukung protes Palestina terhadap pengawasan keras Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa, sebuah situs titik nyala yang suci bagi orang Yahudi dan Muslim, dan ancaman penggusuran puluhan keluarga Palestina oleh pemukim Yahudi.

Baca juga: Militan Gaza Sudah Tembakkan 3.000 Roket, Jenderal Israel Heran
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved