Mantan Pilot Sebut Pemerintah dan Komandan Militer Israel Penjahat Perang

Senin, 17 Mei 2021 - 15:21 WIB
loading...
Mantan Pilot Sebut Pemerintah...
Yonatan Shapira, dipecat dari Angkatan Udara Israel, karena menolak untuk melakukan serangan terhadap warga Palestina di Gaza. Foto/Ist
A A A
OSLO - Pemerintah Israel dan komandan militer adalah penjahat perang. Hal itu diutarakan Yonatan Shapira, seorang mantan pilot Angkatan Udara Israel, yang diberhentikan dari militer pada tahun 2003.

Shapira adalah sosok yang meluncurkan kampanye yang mendorong anggota militer lainnya untuk tidak mematuhi perintah untuk menyerang warga Palestina, yang menyebabkan mereka dikeluarkan atau dipecat dari tentara. Baca juga: OKI Sebut Zionis Biadab, Negara Arab yang Normalisasi dengan Israel Dikecam

Setelah ditendang dari militer, Shapira dipecat dari semua pekerjaan yang dia ambil saat dia berpartisipasi dalam demonstrasi untuk mendukung hak-hak orang Palestina dan menarik perhatian pada "kejahatan perang" yang dilakukan oleh tentara Israel dengan mengadakan konferensi internasional. Dia harus pindah ke Norwegia dan melanjutkan hidupnya di sana.

Seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (17/5/2021), Shapira menjelaskan mengapa dia bergabung dengan tentara Israel dan bagaimana dia menyadari bahwa dia adalah "bagian dari organisasi teroris" dengan kata-katanya sendiri.

"Saya menyadari selama Intifada kedua apa yang dilakukan Angkatan Udara dan militer Israel adalah kejahatan perang, meneror populasi jutaan orang Palestina dan ketika saya menyadari itu, saya memutuskan untuk tidak hanya pergi, tetapi untuk mengatur pilot lain yang secara terbuka akan menolak untuk mengambil bagian di dalamnya. kejahatan ini," katanya.

Dia mengatakan, sebagai seorang anak di Israel, dirinya dibesarkan dalam pendidikan militeristik Zionis yang sangat kuat. Baca juga: Pemerintah Diminta Galang Dukungan Adili Israel di Mahkamah Internasional

"Anda hampir tidak tahu apa-apa tentang Palestina, Anda tidak tahu tentang Nakba 1948, Anda tidak tahu tentang penindasan yang sedang berlangsung," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari 1930 hingga 2026, Negara Mana yang Terbanyak?
Rekomendasi
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Berita Terkini
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved