Erdogan kepada Putin: Israel Harus Diberi Pelajaran
Kamis, 13 Mei 2021 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Turki Tuding Israel Provokasi Bentrokan di Al-Aqsa
Hamas merebut Jalur Gaza yang terkepung dari pasukan yang setia kepada Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas pada 2007 setelah memenangkan pemilihan legislatif pada 2006. Sejak itu, Israel telah mengintensifkan pengepungannya dan melancarkan tiga serangan militer yang berlarut-larut di Gaza.
Sementara itu permusuhan berkobar setelah Hamas mengeluarkan ultimatum pada hari Senin menuntut agar Israel menarik mundur pasukan keamanannya dari kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem setelah tindakan keras terhadap warga Palestina.
Senin menandai hari ketiga berturut-turut polisi Israel menggerebek situs tersuci ketiga umat Islam, menembakkan peluru baja berlapis karet, granat kejut dan gas air mata ke arah jamaah Palestina di hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan.
Peningkatan tersebut dipicu oleh rencana Israel untuk secara paksa mengusir penduduk dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki untuk memberi jalan bagi pemukim Israel.
Baca juga: Rusia Kecam Aksi Keras Israel di Yerusalem, Serukan Semua Pihak Tahan Diri
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan jumlah korban tewas secara keseluruhan sejak serangan terbaru dimulai mencapai 56 orang, termasuk 14 anak-anak. Lebih dari 300 lainnya terluka. Enam orang Israel juga tewas.
Hamas merebut Jalur Gaza yang terkepung dari pasukan yang setia kepada Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas pada 2007 setelah memenangkan pemilihan legislatif pada 2006. Sejak itu, Israel telah mengintensifkan pengepungannya dan melancarkan tiga serangan militer yang berlarut-larut di Gaza.
Sementara itu permusuhan berkobar setelah Hamas mengeluarkan ultimatum pada hari Senin menuntut agar Israel menarik mundur pasukan keamanannya dari kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem setelah tindakan keras terhadap warga Palestina.
Senin menandai hari ketiga berturut-turut polisi Israel menggerebek situs tersuci ketiga umat Islam, menembakkan peluru baja berlapis karet, granat kejut dan gas air mata ke arah jamaah Palestina di hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan.
Peningkatan tersebut dipicu oleh rencana Israel untuk secara paksa mengusir penduduk dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki untuk memberi jalan bagi pemukim Israel.
Baca juga: Rusia Kecam Aksi Keras Israel di Yerusalem, Serukan Semua Pihak Tahan Diri
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan jumlah korban tewas secara keseluruhan sejak serangan terbaru dimulai mencapai 56 orang, termasuk 14 anak-anak. Lebih dari 300 lainnya terluka. Enam orang Israel juga tewas.
(ian)
Lihat Juga :