Australia Bantu Selidiki Serangan Bom pada Mantan Presiden Maladewa
Jum'at, 07 Mei 2021 - 15:57 WIB
loading...
A
A
A
Rumah sakit yang merawat Nasheed mengatakan dia menderita banyak luka tetapi dalam kondisi stabil.
Empat orang lainnya dilaporkan terluka, termasuk pengawal dan pengamat Nasheed.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, Presiden Solih, mengatakan penyelidikan telah diluncurkan, dan anggota AFP akan tiba pada Sabtu untuk membantu polisi setempat.
Ini adalah kedua kalinya pihak berwenang Australia membantu Maladewa dengan dugaan upaya pembunuhan.
Pada 2015, AFP dan FBI ikut serta dalam penyelidikan ledakan kapal cepat Presiden Abdulla Yameen saat itu.
Solih mengatakan, “Penyelidikan terbaru akan cepat dan menyeluruh dan pelakunya akan menghadapi kekuatan hukum penuh."
Pendukung Nasheed telah berkumpul di luar rumah sakit tempat dia dirawat. Situasi dilaporkan mencekam dan polisi dengan perlengkapan anti huru hara telah dikerahkan.
Empat orang lainnya dilaporkan terluka, termasuk pengawal dan pengamat Nasheed.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, Presiden Solih, mengatakan penyelidikan telah diluncurkan, dan anggota AFP akan tiba pada Sabtu untuk membantu polisi setempat.
Ini adalah kedua kalinya pihak berwenang Australia membantu Maladewa dengan dugaan upaya pembunuhan.
Pada 2015, AFP dan FBI ikut serta dalam penyelidikan ledakan kapal cepat Presiden Abdulla Yameen saat itu.
Solih mengatakan, “Penyelidikan terbaru akan cepat dan menyeluruh dan pelakunya akan menghadapi kekuatan hukum penuh."
Pendukung Nasheed telah berkumpul di luar rumah sakit tempat dia dirawat. Situasi dilaporkan mencekam dan polisi dengan perlengkapan anti huru hara telah dikerahkan.
(sya)
Lihat Juga :