Laporan Intelijen: Iran Dorong Program Senjata Pemusnah Massal

Kamis, 06 Mei 2021 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Namun, temuan dari penelitian yang dilakukan tiga badan intelijen Eropa pada 2021 bertentangan dengan pernyataan Khamenei.

Menurut Fox News, temuan ini diperkirakan akan memicu perdebatan tentang posisi Amerika Serikat (AS) sehubungan dengan kesepakatan nuklir 2015 yang ditinggalkan mantan presiden AS Donald Trump.

“Rezim Iran tidak pernah berhenti mencari senjata pemusnah massal untuk digunakan melawan Amerika dan sekutu kita. Namun demikian, pemerintahan Joe Biden, seperti pemerintahan Barack Obama, berkomitmen membongkar semua tekanan yang berarti terhadap rezim dan membanjirinya dengan ratusan miliar dolar,” papar juru bicara Senator Ted Cruz pada Fox News.

"Senator Cruz telah berjuang selama bertahun-tahun untuk mencegah hal itu terjadi, dan terus menekankan kesepakatan apa pun dengan Iran yang tidak dibawa ke Senat sebagai perjanjian dan disahkan Senat, dapat dan akan dibatalkan oleh pemerintahan di masa depan," ungkap dia.

Pada April, laporan yang dikeluarkan badan setara FBI di Jerman, Kantor Bavaria untuk Perlindungan Konstitusi, menunjukkan, “Iran berusaha menjalin hubungan dengan kontak Jerman yang terlibat dalam bidang teknologi tinggi dalam upaya memperoleh pengetahuan yang diperlukan, bagaimana dan komponen yang sesuai, untuk menghindari sanksi yang telah dijatuhkan pada mereka dan untuk memenuhi tujuan produksi mereka.”

"Negara-negara yang relevan dengan proliferasi seperti Iran, Korea Utara, Suriah, dan Pakistan melakukan upaya memperluas persenjataan konvensional mereka melalui produksi atau modernisasi terus-menerus senjata pemusnah massal," papar laporan intelijen Jerman.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
AS Akan Gunakan Aset-Aset...
AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?
Rekomendasi
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Berita Terkini
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved