Para Lansia China Beli Tiket Wisata, Malah Dibawa Jalan-jalan ke Kuburan

Rabu, 05 Mei 2021 - 04:07 WIB
loading...
Para Lansia China Beli...
Para lansia diajak jalan-jalan ke pemakaman oleh perusahaan tur di China. Foto/China News Week/Weibo
A A A
BEIJING - Pihak berwenang di China sedang menyelidiki bagaimana sekelompok turis lansia membeli tiket tur keliling, tapi ternyata hanya dibawa jalan-jalan ke pemakaman.

Kelompok lansia tersebut membayar 18 yuan (Rp40.000) per orang untuk perjalanan tersebut termasuk makan siang.

Namun mereka terkejut ketika tiba di pemakaman dan mendapat promosi penjualan tempat pemakaman.

Baca juga: Delapan Singa Positif COVID-19 di Kebun Binatang India

Komisi pariwisata setempat mengatakan perusahaan wisata itu tidak memiliki izin yang sesuai.

Baca juga: Petani Belgia Geser Perbatasan Prancis Hingga Jadi Lebih Kecil

Pemerintah kota sejak itu berjanji menindak perilaku serupa.

Baca juga: Menteri Kesehatan Irak Mundur setelah Kebakaran RS Tewaskan 80 Orang

Seorang pria bermarga Zheng mengatakan kepada media lokal bahwa dia diundang dalam tur tersebut oleh agen perjalanan bernama Longyao.

Dia memberi tahu teman-temannya tentang tawaran tur itu dan mereka semua bergabung dalam tur.

Rekaman video yang diambil di dalam bus menunjukkan kelompok lansia tersebut bernyanyi dan tersenyum pada hari mereka keluar dari panti jompo untuk jalan-jalan.

Tetapi ketika mereka tiba di "tempat yang indah" seperti dijanjikan perusahaan tur, ternyata itu adalah kuburan.

"Kami adalah turis, mengapa Anda meminta kami mengunjungi kuburan?" ungkap salah satu anggota grup wisata itu kepada media lokal.

Zheng melaporkan operator tur itu ke komite pengembangan pariwisata dan budaya Chongqing yang telah melakukan penyelidikan atas insiden aneh tersebut.

Dikatakan bahwa perusahaan tur Longyao tidak memiliki izin yang sesuai untuk mengadakan tur dan berjanji menyelidiki kasus tersebut lebih lanjut serta sepenuhnya memverifikasi keluhan kelompok tersebut.

“Sebagai tanggapan, pemerintah kota Chongqing mengatakan akan menindak setiap perilaku yang melanggar hak wisatawan dan merusak citra kota,” ungkap laporan Global Times.

Ini bukan pertama kalinya tur perjalanan di China menimbulkan kontroversi.

Pada 2015, seorang pemandu wisata China dicabut lisensinya setelah dia tertangkap kamera memarahi turis karena tidak cukup banyak mengeluarkan uang untuk berbelanja.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Komnas Perempuan Klarifikasi...
Komnas Perempuan Klarifikasi Kedatangan Sarwendah, Ternyata Belum Buat Aduan Resmi
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Berita Terkini
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved