Kejahatan Rasial di AS: Wanita Asia Kepalanya Dihantam Palu di New York

Selasa, 04 Mei 2021 - 18:01 WIB
loading...
Kejahatan Rasial di...
Wanita AS kepalanya dihantam palu oleh orang asing setelah sebelumnya menyuruhnya melepaskan masker. Foto/Audacy
A A A
NEW YORK - Seorang wanita Asia yang tengah berjalan di Midtown Manhattan, New York, Amerika Serikat (AS) kepalanya dipukul dengan palu oleh orang asing atau orang yang tidak dikenal (OTK). Sebelumnya, pelaku sempat meminta korban untuk melepas maskernya.

Pihak kepolisian New York, NYPD, tengah menyelidiki serangan itu sebagai kemungkinan kejahatan rasial. Ini adalah insiden terbaru dari serangkaian serangan yang dipicu kebencian rasial terhadap mereka yang berasal dari Asia di New York.

Insiden bermula saat korban yang berusia 31 tahun tengah berjalan di West 42nd Street. Ia kemudian didatangi oleh seorang wanita di dekat Ninth Avenue sekitar jam 20.45 pada hari Minggu.

Menurut polisi, si penyerang kemudian mengatakan kepada korban 'lepaskan masker Anda.' Pelaku tampaknya berusia 50-an tahun.

Baca juga: Disangka Orang Asia, Nenek 70 Tahun Dipukuli dengan Brutal di Bus

"Penyerang memukul kepala korban dengan palu sebelum lari ke timur di West 42nd Street," kata polisi seperti dikutip dari South China Morning Post, Selasa (4/5/2021)..

Petugas medis membawa korban ke NYU Langone Health dalam kondisi stabil dengan luka di kepala.

"Penyerang mengenakan jins hitam dan tank top hitam," kata polisi.

Hanya beberapa jam sebelum serangan, para pemimpin kota berbicara pada rapat umum di Flushing, Queens, untuk mengecam serentetan kejahatan rasial dan menyerukan hukuman yang lebih keras.

“Kepada siapa pun yang melakukan kejahatan rasial, terus terang saja, mari kita perjelas: kami akan menemukan Anda, kami akan menuntut Anda,” kata Walikota Bill de Blasio.

Baca juga: Cuma Nonton Saat Wanita Asia Diserang Pria AS, Penjaga Pintu di New York Dipecat

"Kamu akan menanggung akibatnya," tegasnya.

Senator Chuck Schumer, yang juga berbicara di rapat umum itu, mengatakan pemerintahan Biden telah mengambil pendekatan yang lebih agresif untuk menindak kejahatan rasial.

“Bagi mereka yang mengabadikan kebencian Asia, kami sekarang memiliki orang-orang di Departemen Kehakiman yang berdedikasi untuk menemukan Anda, mengungkap Anda dan menuntut Anda,” kata Schumer.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Ramalan Nyeleneh Dukun...
Ramalan Nyeleneh Dukun Ghana Viral: Argentina Tersingkir, Portugal Juara Piala Dunia 2026
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Berita Terkini
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved