Cuma Nonton Saat Wanita Asia Diserang Pria AS, Penjaga Pintu di New York Dipecat
Rabu, 07 April 2021 - 16:41 WIB
loading...
Dua penjaga pintu di New York dipecat setelah hanya menonton saat seorang wanita Asia diserang pria AS. Foto/BBC
A
A
A
NEW YORK - Dua penjaga pintu di New York dipecat setelah mereka tidak melakukan tindakan saat seorang wanita Asia diserang seorang pria Amerika Serikat (AS). Wanita berusia 65 tahun itu dirawat di rumah sakit setelah dia ditinju dan ditendang berulang kali pada bulan lalu.
Video CCTV yang merekam serangan itu menunjukkan staf di gedung Manhattan hanya menonton tanpa mengambil tindakan.
The Brodsky Organization, pemilik gedung, mengatakan para penjaga pintu itu baru membantu wanita itu setelah pelaku penyerangan pergi.
Pernyataan dari pemilik gedung kepada CNN mengatakan bahwa setelah tersangka melarikan diri dari tempat kejadian, penjaga pintu membantu wanita itu dan menurunkan sebuah kendaraan polisi. Namun, ia menambahkan bahwa protokol darurat dan keselamatan yang diperlukan tidak diterapkan.
"Kami sangat putus asa dan terkejut dengan kejadian ini, dan hati kami tertuju pada korban," tambah mereka seperti dikutip dari BBC, Rabu (7/4/2021).
Baca juga: Terekam Kamera, Pria di AS Hajar Seorang Wanita Asia 65 Tahun
Serikat pekerja yang mewakili anggota staf mengatakan kepada New York Times dalam sebuah pernyataan bahwa karyawan tersebut memang membantu wanita tersebut.
Video CCTV yang merekam serangan itu menunjukkan staf di gedung Manhattan hanya menonton tanpa mengambil tindakan.
The Brodsky Organization, pemilik gedung, mengatakan para penjaga pintu itu baru membantu wanita itu setelah pelaku penyerangan pergi.
Pernyataan dari pemilik gedung kepada CNN mengatakan bahwa setelah tersangka melarikan diri dari tempat kejadian, penjaga pintu membantu wanita itu dan menurunkan sebuah kendaraan polisi. Namun, ia menambahkan bahwa protokol darurat dan keselamatan yang diperlukan tidak diterapkan.
"Kami sangat putus asa dan terkejut dengan kejadian ini, dan hati kami tertuju pada korban," tambah mereka seperti dikutip dari BBC, Rabu (7/4/2021).
Baca juga: Terekam Kamera, Pria di AS Hajar Seorang Wanita Asia 65 Tahun
Serikat pekerja yang mewakili anggota staf mengatakan kepada New York Times dalam sebuah pernyataan bahwa karyawan tersebut memang membantu wanita tersebut.
Lihat Juga :