Horor, Mayat Diduga Korban Covid-19 Dibiarkan Tergeletak 30 Jam di Jalan
Jum'at, 22 Mei 2020 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
Ketika dia tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 pagi pada hari Minggu, Moraes mendapati Silva berbaring di tempat yang sama di mana penduduk setempat mengatakan dia meninggal pada Sabtu pagi. Jasadnya diapit di antara deretan mobil yang diparkir dan lapangan sepak bola kecil.
Sekelompok penduduk setempat di bar terdekat mengatakan bahwa kehidupan Silva mulai berantakan setelah kematian istrinya beberapa bulan yang lalu, dan dia memilih tinggal di jalan.
Pada hari Sabtu, ketika Silva mengeluh bahwa dia tidak bisa bernapas, penduduk setempat mengatakan bahwa mereka memanggil ambulans untuknya, tetapi dia meninggal sebelum ambulans tiba.
Beberapa penduduk mengira dia telah meninggal karena Covid-19, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona baru, SARS-CoV-2. Namun, tidak ada yang yakin. Penyakit itu masuk ke Rio de Janeiro melalui penduduk kaya yang kembali dari liburan di Eropa, dan sejak itu menyebar ke lingkungan miskin.
Menurut penduduk setempat, ambulans tiba sekitar pukul 16.00 sore, tapi jasad Silva justru dibiarkan. Paramedis menyimpulkan penyebab kematiannya karena serangan jantung dan penyebab lain yang tidak diketahui. Kesimpulan itu tertulis dalam sertifikat kematian yang dilihat oleh Reuters.
Dalam sebuah pernyataan, layanan ambulans kota setempat mengatakan tidak bertanggung jawab untuk mengevakuasi jasad. Layanan tersebut tidak mengatakan apakah Silva telah dites untuk Covid-19 atau belum. (Baca juga: Horor Covid-19 di India: Mayat-mayat Tergeletak di Sebelah Pasien RS )
Sekelompok penduduk setempat di bar terdekat mengatakan bahwa kehidupan Silva mulai berantakan setelah kematian istrinya beberapa bulan yang lalu, dan dia memilih tinggal di jalan.
Pada hari Sabtu, ketika Silva mengeluh bahwa dia tidak bisa bernapas, penduduk setempat mengatakan bahwa mereka memanggil ambulans untuknya, tetapi dia meninggal sebelum ambulans tiba.
Beberapa penduduk mengira dia telah meninggal karena Covid-19, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona baru, SARS-CoV-2. Namun, tidak ada yang yakin. Penyakit itu masuk ke Rio de Janeiro melalui penduduk kaya yang kembali dari liburan di Eropa, dan sejak itu menyebar ke lingkungan miskin.
Menurut penduduk setempat, ambulans tiba sekitar pukul 16.00 sore, tapi jasad Silva justru dibiarkan. Paramedis menyimpulkan penyebab kematiannya karena serangan jantung dan penyebab lain yang tidak diketahui. Kesimpulan itu tertulis dalam sertifikat kematian yang dilihat oleh Reuters.
Dalam sebuah pernyataan, layanan ambulans kota setempat mengatakan tidak bertanggung jawab untuk mengevakuasi jasad. Layanan tersebut tidak mengatakan apakah Silva telah dites untuk Covid-19 atau belum. (Baca juga: Horor Covid-19 di India: Mayat-mayat Tergeletak di Sebelah Pasien RS )
Lihat Juga :