Polisi Inggris Lacak 60 Pria Korban Pemerkosaan WNI Reynhard Sinaga

Jum'at, 30 April 2021 - 15:12 WIB
loading...
A A A
“Staf spesialis yang terlibat dalam Operation Island tetap menjadi anggota kunci pasukan kami dan akan terus menyelidiki setiap pertanyaan lebih lanjut yang terungkap," katanya.

“Jika Anda merasa tidak nyaman berbicara dengan polisi, layanan dukungan spesialis tersedia secara luas dengan organisasi seperti St Mary's SARC and Survivors Manchester," sambung dia.

Sinaga dipenjara pada Januari 2020 setelah dinyatakan bersalah atas 136 dakwaan pemerkosaan, delapan dakwaan percobaan pemerkosaan, 13 dakwaan penyerangan seksual dan 2 dakwaan penyerangan dengan penetrasi selama empat persidangan yang diadakan di Pengadilan Manchester Crown.

Pelanggaran terkait dengan 48 pria berbeda dan terjadi antara Januari 2015 dan Mei 2017.

Predator seks ini membius para korban dengan minuman yang dicampur GHB atau GBL dan memfilmkan serangan tersebut pada dua ponsel.

Hakim Suzanne Goddard, yang memimpin keempat persidangan, menggambarkan pemerkosa sebagai individu yang sangat berbahaya, licik dan penipu yang tidak akan pernah aman untuk dibebaskan.

Ketika pembatasan pelaporan pada kasus tersebut dicabut, polisi menerima 155 laporan dari orang-orang yang mengira mereka mungkin telah melakukan kontak dengan Sinaga.

Dari jumlah tersebut, 23 telah dipastikan sebagai calon korban, 12 di antaranya sebelumnya telah dicatat oleh petugas sebagai "korban tak dikenal".

Ini karena rekaman atau gambar pelanggaran ditahan oleh penyelidikan—diperoleh dari ponsel yang ditemukan dari apartemen Sinaga—tetapi penyelidikan tidak dapat mengidentifikasi mereka dalam rekaman.

Pemerkosa tersebut saat ini berada di sel isolasi di HMP Wakefield—dijuluki "Monster Mansion" karena banyaknya pembunuh terkenal dan pelanggar seks yang dipenjara di sana, termasuk pemerkosa Black Cab John Worboys dan pedofil Ian Watkins.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved