Polisi Inggris Lacak 60 Pria Korban Pemerkosaan WNI Reynhard Sinaga

Jum'at, 30 April 2021 - 15:12 WIB
loading...
Polisi Inggris Lacak...
Reynhard Sinaga, 37, WNI yang jadi pemerkosa paling produktif di Inggris. Foto/SWNS
A A A
LONDON - Polisi Inggris sedang berupaya melacak lebih dari 60 pria yang diyakini menjadi korban pemerkosa paling produktif di negara itu, Reynhard Sinaga . Reynhard merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Detektif polisi percaya jumlah total korban yang diserang oleh Sinaga adalah 206 orang.

Baca juga: Benny Wenda Minta Bantuan Partai Komunis China Ikut Campur Papua Barat

Diperkirakan kejahatannya sudah berlangsung lebih dari sepuluh tahun saat dia mengeksploitasi budaya pelajar Manchester untuk menemukan pria muda untuk diserang.

Petugas polisi menerima 155 laporan ketika pemerkosa itu dibuka kedoknya setelah empat persidangan di pengadilan mahkota pada Januari 2020.

Menurut Manchester Evening News, dari jumlah laporan tersebut, 23 dikonfirmasi sebagai korban.

Tetapi 23 korban itu telah memutuskan untuk tidak melanjutkan penuntutan lebih lanjut terhadap si pemerkosa karena mereka puas dengan hukuman yang sudah dijatuhkan.

Sinaga, 37, harus menghabiskan setidaknya empat dekade di balik jeruji besi sebelum dia dapat dipertimbangkan untuk pembebasan bersyarat.

Hukuman penjara minimum mahasiswa Indonesia itu ditingkatkan dari 30 tahun menjadi 40 tahun oleh hakim di Pengadilan Banding Desember lalu.

Meski demikian, para penyidik mengatakan mereka tidak akan pernah mengesampingkan penuntutan tambahan selama masih ada korban yang mungkin ingin melanjutkannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei
Rekomendasi
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Swiss Tembus Perempat...
Swiss Tembus Perempat Final usai Menang Adu Penalti atas Kolombia
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
Berita Terkini
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved