Lockdown Berakhir, Tingkat Polusi di China Melonjak Tajam

Jum'at, 22 Mei 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Wilayah dengan kluster pabrik melaporkan peningkatan emisi nitrogen dioksida yang lebih besar. Daerah perkotaan padat penduduk, di mana emisi gas sebagian besar berasal dari kendaraan, bukan pabrik atau pembangkit listrik, menunjukkan peningkatan yang lebih kecil.

(Baca: Contoh Khutbah Idul Fitri Tersingkat dari Ustaz Abdul Somad )

Penggunaan angkutan penumpang secara keseluruhan di China tetap lebih rendah dari tahun ke tahun, tetapi CREA mengatakan kekhawatiran tentang penangkapan virus corona telah membuat orang memilih mobil pribadi daripada angkutan umum ketika penguncian berkurang, berkontribusi pada peningkatan polusi udara.

Di Eropa, kota-kota termasuk London, Milan dan Brussels telah memperluas jalur sepeda, untuk mendorong orang untuk memilih sepeda daripada mobil saat langkah penahanan mulai meningkat.

Tetapi, banyak sektor intensif emisi sangat ingin kembali bekerja. Para pegiat kesehatan masyarakat mengatakan, penelitian di China menunjukkan bahwa pemerintah perlu mengambil langkah-langkah lebih keras untuk membersihkan industri, untuk menghindari lonjakan berkelanjutan dalam polusi udara yang merusak kesehatan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved