Studi Ungkap Masker Kain Lebih Lindungi Orang Lain, Bukan Pemakai

Jum'at, 22 Mei 2020 - 04:00 WIB
loading...
Studi Ungkap Masker...
Masyarakat menggunakan masker kain dan masker medis. FOTO/Yulianto (Sindonews)
A A A
HELSINKI - Sebuah studi yang dilakukan di Finlandia baru-baru ini menyimpulkan bahwa masker kain memperlambat perkembangan Covid-19, tetapi tidak dapat sepenuhnya menghilangkan penyebarannya. Secara keseluruhan, masker kain tetap bermanfaat, jika diterapkan dengan benar dan ditambah dengan tindakan pencegahan lainnya.

Pusat Penelitian Finlandia (VTT) dalam penelitiannya mengungkapkan, bahwa masker kain tidak melindungi pemakainya dari Covid-19, tetapi dapat membantu melindungi orang lain. Para peneliti juga menemukan bahwa masker kain beberapa kali lebih rendah dari peralatan pelindung profesional dalam hal menahan virus.

(Baca: Masker Bunga Ini Bisa Jadi Solusi Tetap Cantik di Masa Pandemi )

Setelah menguji poliester dan masker kapas, VTT menyimpulkan bahwa poliester adalah pilihan yang lebih baik daripada kapas, karena tahan air dan tingkat filtrasi sekitar 40-50 persen dibandingkan dengan kapas 20-30 persen. Meski begitu, tidak satu pun dari mereka yang cocok untuk peralatan profesional.

"Jika Anda dapat bekerja delapan jam dengan filter profesional, Anda hanya memiliki waktu sekitar 10 menit dengan masker kain," ucap peneliti VTT, Ali Harlin, seperti dilansir Sputnik.

Dia mengingatkan bahwa masker kain harus diganti secara teratur, karena mereka menjadi kurang efektif jika terlalu lama dipakai. Harlin menuturkan, pemakaian masker sehari-hari tidak akan sepenuhnya menghilangkan risiko terinfeksi, tapi itu masih mengurangi jumlah keseluruhan infeksi.

"Masker bisa menjadi bantuan tambahan dalam upaya untuk membuka kembali masyarakat, tetapi mereka sendiri bukanlah jawaban," kata Harlin dan mengatakan bahwa jarak sosial, kebersihan tangan yang baik, kehati-hatian umum dan pemahaman dasar tentang bagaimana masker bekerja juga diperlukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Jejak Panjang Pandemi...
Jejak Panjang Pandemi Covid-19: dari Muncul di Wuhan hingga Dinyatakan Berakhir
WHO: Covid-19 Sudah...
WHO: Covid-19 Sudah Berakhir
Bukan Kebocoran Lab,...
Bukan Kebocoran Lab, Data Baru Kaitkan Virus Covid-19 Berasal dari Binatang Ini
Waduh! 80% Populasi...
Waduh! 80% Populasi China Telah Terinfeksi Covid-19
Turun Level, Jepang...
Turun Level, Jepang Pertimbangkan Covid-19 Sebagai Flu Musiman
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Slovenia Larang Pesawat...
Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  
Rekomendasi
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Berita Terkini
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Infografis
3.000 Orang Lebih di...
3.000 Orang Lebih di Spanyol Bentuk Mosaik untuk Dukung Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved