Rusia Siap Suplai Teknologi ke Indonesia untuk Cegah Insiden Serupa KRI Nanggala-402

Rabu, 28 April 2021 - 16:52 WIB
loading...
Rusia Siap Suplai Teknologi...
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva mengatakan Rusia siap mengirimkan sistem yang dapat membantu Indonesia mencegah insiden serupa terjadi di masa depan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Insiden tenggelamnya KRI Nanggala-402 memantik simpati dari dunia internasional. Sejumlah negara mengulurkan tangan untuk membantu Indonesia mencari dan saat ini berusaha membantu mengangkat kapal selam itu.

Salah satu negara yang mencoba mengulurkan tangan adalah Rusia. Namun, menurut Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, pihaknya belum sempat mengirimkan tim, karena Indonesia sudah terlebih dahulu mengumumkan bahwa kapal selam itu telah ditemukan dan dinyatakan tenggelam. Baca juga: UAS Galang Dana Beli Kapal Selam, DPR Minta Menkeu Tak Abaikan Aspek Pertahanan

Meski demikian, Vorobieva mengatakan, Rusia selalu siap membantu Indonesia. Dia juga mengatakan Rusia siap mengirimkan sistem yang dapat membantu Indonesia mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.

"Kami siap menyediakan untuk Indonesia sistem yang bisa membantu mencegah hal semacam ini terjadi di masa depan, sistem deteksi. Saya tahu bahwa dua Menteri Pertahanan kita berhubungan mengenai masalah ini," ujarnya.

Terkait mengapa Rusia tidak sempat mengirimkan tim ke Indonesia, Vorobieva mengatakan karena masalah geografis. Di mana, letak Rusia cukup jauh dari Indonesia. Baca juga: Kapal Perang Turki Kibarkan Bendara Sinyal Pray for KRI Nanggala

"Karena masalah geografis, di mana letak Indonesia cukup jauh dari Rusia. Jadi, negara yang lebih dekat dengan Indonesia yang akhirnya bisa memberikan bantuan lebih," ujarnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Ghana Lolos ke 32 Besar,...
Ghana Lolos ke 32 Besar, Skotlandia Tersingkir dan Steve Clarke Mundur
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Berita Terkini
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Infografis
4 Alasan Rusia Mengajak...
4 Alasan Rusia Mengajak Indonesia Bergabung ke BRICS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved