Beranikah Turki Balas AS dengan Akui Genosida Suku Indian Amerika?

Kamis, 29 April 2021 - 00:10 WIB
loading...
A A A
Bahceli menuduh AS mencoba menggunakan peringatan 24 April sebagai alat untuk menekan Turki. Dia juga mengingatkan genosida yang dilakukan oleh AS terhadap orang Indian Amerika selama abad ke-19, termasuk orang Indian Seminole di Florida.

Setelah deklarasi Biden, sebuah artikel dari 2019 mulai beredar di Twitter. Saat itu, setelah Senat mengeluarkan resolusi yang mengakui genosida Armenia, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, mengancam akan memberi AS obatnya.

Berbicara di saluran berita A Haber yang pro-pemerintah, Erdogan kala itu berkata: “Kita harus menentang [AS] dengan membalas keputusan seperti itu di parlemen. Dan itulah yang akan kami lakukan."

“Bisakah kita berbicara tentang Amerika tanpa menyebut [Penduduk Asli Amerika]? Ini adalah momen yang memalukan dalam sejarah AS," lanjut Erdogan.

Namun, beranikah Erdogan mendeklarasikan genosida penduduk asli Amerika termasuk suku Indian oleh migran Eropa yang sekarang berkuasa di Amerika Serikat?

Sekadar diketahui, orang Amerika pada abad ke-19 tidak malu dengan keyakinan mereka atau melakukan diskriminasi dalam taktik mereka untuk menaklukkan berbagai suku di tanah yang diklaim AS sebagai miliknya.

Kurang dari 20 tahun setelah Trail of Tears menewaskan 4.000 orang Cherokee dalam perjalanan mereka ke barat, Peter Burnett, gubernur pertama California, mengatakan kepada anggota parlemen bahwa "perang pemusnahan" yang akan "terus dilancarkan antara dua ras sampai ras Indian menjadi punah harus diharapkan."

Beberapa orang mencoba untuk berpendapat bahwa apa yang terjadi di AS seharusnya tidak memenuhi syarat sebagai genosida, mengingat penduduk asli benua Amerika masih tinggal di sana. Lagi pula, pada sensus 2010, 5,2 juta orang yang diidentifikasi sebagai Indian Amerika dan Penduduk Asli Alaska tinggal di AS, baik sendiri atau dalam kombinasi dengan satu atau lebih ras lain. Itu lebih banyak daripada orang yang tinggal di Irlandia atau Selandia Baru.

Tetapi Raphael Lemkin, yang menciptakan kata "genosida", sudah jelas sejak awal bahwa suatu bangsa tidak perlu dimusnahkan sepenuhnya agar kata "genosida" dapat diterapkan.

"Butuh berabad-abad, jika tidak ribuan tahun, untuk menciptakan budaya nasional, tetapi genosida dapat menghancurkan budaya secara instan, seperti api dapat menghancurkan sebuah bangunan dalam satu jam," tulis Lemkin dalam sebuah artikel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved