Beranikah Turki Balas AS dengan Akui Genosida Suku Indian Amerika?

Kamis, 29 April 2021 - 00:10 WIB
loading...
A A A
Orang kulit putih Amerika adalah api yang diperingatkan Lemkin, menerobos lusinan budaya pribumi benua Amerika sampai hanya struktur yang paling tangguh yang tersisa, dikelilingi di semua sisi oleh abu dan bingkai yang terbakar.

Dari beberapa dekade pemindahan paksa hingga sejumlah perjanjian yang dibuat dan dipatahkan, sejarah Amerika dikotori dengan upaya untuk memberantas kelompok pribumi dari perbatasan Amerika, kebijakan pembersihan etnis dan amnesia budaya paksa yang berlangsung hingga abad ke-20.

Mantan Senator Rick Santorum, secara tidak sengaja membuat kebijakan penghapusan yang sangat jelas pada hari Jumat dalam pidatonya tentang kebebasan beragama di forum Young America's Foundation. Santorum, membandingkan AS dengan negara-negara yang lebih tua seperti Italia dan China, mengeklaim bahwa Amerika berbeda karena budaya mereka berkembang perlahan dari waktu ke waktu. Sebaliknya, orang Amerika "melahirkan bangsa dari ketiadaan."

Baca juga: Jokowi Perintahkan 'Sikat' KKB Papua, Ini Reaksi Marah Benny Wenda

"Maksud saya, tidak ada apa-apa di sini," katanya. "Maksud saya, ya kami memiliki penduduk asli Amerika, tetapi sejujurnya, tidak banyak budaya pribumi Amerika dalam budaya Amerika," kata Santorum dalam forum tersebut.

Tanggapan dari Kongres Nasional Indian Amerika memang sangat melepuh, terutama terhadap CNN, di mana Santorum adalah komentator berbayar.

"Tentukan pilihan Anda," tulis dia dalam pernyataannya kepada HuffPost.

"Apakah Anda mendukung Supremasi Kulit Putih yang membenarkan genosida penduduk asli Amerika, atau apakah Anda mendukung penduduk asli Amerika?"
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Berita Terkini
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved