Ironi India, dari Pahlawan Berubah Jadi 'Neraka' COVID-19

Rabu, 28 April 2021 - 00:20 WIB
loading...
A A A
Financial Times (FT) menyimpang dari gaya biasa untuk menggambarkan pemandangan yang menghancurkan dari orang-orang yang sekarat sambil menunggu ranjang rumah sakit, kekurangan oksigen yang menghancurkan dan pemandangan apokaliptik dari pembakaran kayu bakar di tepi Sungai Gangga.

Laporan media itu menyebut gelombang terbaru memicu krisis kesehatan dan tragedi kemanusiaan di India yang jauh melampaui apa pun yang terlihat tahun lalu. FT juga membawa grafik rinci tentang gelombang infeksi, termasuk yang dari setiap negara bagian yang menunjukkan peningkatan tingkat positif, yang menunjukkan infeksi cenderung menjadi lebih buruk.

FT, lebih lanjut, menyalahkan pemerintah atas gelombang kedua yang menghancurkan, dengan mengatakan: "Kehancuran telah memicu kemarahan atas kurangnya persiapan di antara para pejabat yang percaya bahwa pandemi terburuk telah berakhir."

Baca juga: Potret 'Tsunami' COVID India: Anak Buang Ibunya di Jalan karena Positif COVID

The Washington Post memulai salah satu laporannya dengan foto udara dari kuburan Muslim di Uttar Pradesh yang menunjukkan sejumlah besar kuburan yang baru diisi. Bunyinya: "Di India, gelombang ini bukanlah gelombang tapi dinding." Lebih lanjut, laporan itu berbunyi: "Di beberapa kota, krematorium menjalankan tungku sepanjang waktu."

The Washington Post merinci kesalahan antara lain; "varian virus yang lebih menular, serta pelonggaran awal pembatasan dan kampanye vaksinasi yang bergerak lambat."

Dalam laporan lain, media itu juga menggambarkan kekurangan vaksin yang merusak di berbagai negara bagian.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
500 Lebih Pengungsi...
500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam
Rekomendasi
FIFA Selidiki Spanduk...
FIFA Selidiki Spanduk Kontroversial Argentina soal Kepulauan Falkland
Final Piala Dunia 2026:...
Final Piala Dunia 2026: New York Dikepung Kabut Asap, Laga Spanyol vs Argentina Terancam?
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Berita Terkini
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved