Pemberontak Myanmar Rebut Pangkalan Militer Dekat Perbatasan Thailand
Selasa, 27 April 2021 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 'Tsunami' COVID India, yang Sabotase Oksigen Akan Digantung!
Salah satu pemberontak yang paling kritis, Persatuan Nasional Karen (KNU), telah bentrok dengan militer di wilayah mereka di sepanjang perbatasan timur Myanmar selama beberapa pekan.
Pada Selasa, pertempuran meletus di negara bagian Karen dekat sungai Salween, yang membatasi sebagian perbatasan, dengan penduduk di sisi Thailand melaporkan mendengar tembakan dan ledakan yang datang dari wilayah Myanmar.
"Pasukan kami merebut kamp militer Burma," ungkap kepala urusan luar negeri KNU Padoh Saw Taw Nee kepada AFP.
Dia menambahkan pertempuran itu berlangsung sekitar pukul 5 pagi.
“Kami dapat mendengar dari sisi lain, kami dapat mendengar peluru,” papar Hkara, penduduk Mae Sam Laep di perbatasan Thailand, yang merupakan etnis Karen dan hanya memiliki satu nama.
"Kami melihat lima atau enam tentara Burma lari ke sungai dan kemudian kami melihat KNU menembak mereka, tapi saat itu sangat gelap," ujar dia.
Salah satu pemberontak yang paling kritis, Persatuan Nasional Karen (KNU), telah bentrok dengan militer di wilayah mereka di sepanjang perbatasan timur Myanmar selama beberapa pekan.
Pada Selasa, pertempuran meletus di negara bagian Karen dekat sungai Salween, yang membatasi sebagian perbatasan, dengan penduduk di sisi Thailand melaporkan mendengar tembakan dan ledakan yang datang dari wilayah Myanmar.
"Pasukan kami merebut kamp militer Burma," ungkap kepala urusan luar negeri KNU Padoh Saw Taw Nee kepada AFP.
Dia menambahkan pertempuran itu berlangsung sekitar pukul 5 pagi.
“Kami dapat mendengar dari sisi lain, kami dapat mendengar peluru,” papar Hkara, penduduk Mae Sam Laep di perbatasan Thailand, yang merupakan etnis Karen dan hanya memiliki satu nama.
"Kami melihat lima atau enam tentara Burma lari ke sungai dan kemudian kami melihat KNU menembak mereka, tapi saat itu sangat gelap," ujar dia.
Lihat Juga :