Kapal Induk Inggris Siap ke Asia, Bawa 8 Jet F-35 dan Dikawal 6 Kapal Perang

Senin, 26 April 2021 - 13:17 WIB
loading...
Kapal Induk Inggris...
Kapal induk HMS Queen Elizabeth Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Kapal induk Inggris, HMS Queen Elizabeth , akan berlayar ke Asia bulan depan untuk unjuk kekuatan. Kapal raksasa ini akan membawa delapan jet tempur siluman F-35 dan dikawal oleh enam kapal perang dan kapal selam bersenjata rudal Tomahawk.

HMS Queen Elizabeth dan kelompok tempurnya itu akan mengunjungi India, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura.

Baca juga: Bos Pentagon: Gugurnya 53 Awak Kapal Selam Nanggala-402 RI Tragis

Kapal induk paling kuat dalam sejarah Angkatan Laut Kerajaan Inggris ini juga akan membawa 14 helikopter Angkatan Laut dan satu kompi Marinir Kerajaan.

Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan pada hari Senin (26/4/2021) bahwa misi tersebut bertujuan untuk menunjukkan bahwa Inggris tidak mundur tetapi berlayar untuk memainkan peran aktif dalam membentuk sistem internasional.

"Ketika Carrier Strike Group [Kelompok Tempur Kapal Induk] kami berlayar bulan depan, itu akan mengibarkan bendera untuk Global Britain," kata Wallace.

"Memproyeksikan pengaruh kami, menandakan kekuatan kami, terlibat dengan teman-teman kami dan menegaskan kembali komitmen kami untuk mengatasi tantangan keamanan hari ini dan besok," lanjut Wallace dalam sebuah pernyataan yang dilansir AP.

Penyebaran tersebut diharapkan berlangsung sekitar enam bulan dan mengunjungi lebih dari 40 negara.

Wallace dijadwalkan untuk mengungkapkan rincian lebih lanjut kepada Parlemen Inggris pada Senin malam.

Bulan lalu, Perdana Menteri Boris Johnson mengumumkan bahwa kawasan Indo-Pasifik akan menjadi fokus pertahanan dan kebijakan luar negeri Inggris ketika negaranya mempertimbangkan kembali tempatnya di tatanan dunia setelah meninggalkan Uni Eropa.

Baca juga: 'Tsunami' COVID India: "Tuhan Tolong Kami, Tolong India"

Johnson telah berencana mengunjungi India untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi sebagai bagian dari rencana itu, tetapi dia terpaksa membatalkan perjalanan itu karena pandemi virus corona memburuk di India.

Kementerian Pertahanan mengatakan pengerahan militer akan membantu memperdalam hubungan keamanan dan politik serta mendukung ekspor Inggris dan perdagangan internasional.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved