Polwan Ditikam Hingga Tewas, Prancis Luncurkan Penyelidikan Teror
Sabtu, 24 April 2021 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Sumber yang dekat dengan penyelidikan mengatakan pelaku berteriak "Allahu Akbar" ketika dia menyerang.
Perdana Menteri Prancis Jean Castex dan Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mengunjungi lokasi serangan di kota kecil di barat daya Paris yang terkenal dengan bekas perkebunan kerajaan yang megah.
"Prancis telah kehilangan salah satu pahlawannya sehari-hari dalam sikap biadab berupa kepengecutan yang tak terhingga," kata Castex kepada wartawan di tempat kejadian.
"Kepada orang yang dicintainya, saya ingin menyampaikan dukungan seluruh bangsa. Kepada pasukan keamanan kita, saya ingin mengatakan bahwa saya berbagi emosi dan kemarahan mereka," imbuhnya.
"Tekad kami lebih utuh dari sebelumnya untuk memerangi terorisme dalam segala bentuknya," katanya pada konferensi pers seperti dikutip dari NBC, Sabtu (24/4/2021).
Prancis telah menyaksikan serangan mematikan terhadap polisi di masa lalu, termasuk beberapa diantaranya oleh ekstremis Islam atau individu dalam beberapa tahun terakhir. Sekitar 250 orang tewas.
Menangani ekstremisme agama, keamanan dalam negeri, dan gagasan tentang identitas Prancis kemungkinan besar akan menjadi masalah penting dalam pemilihan presiden tahun depan.
Perdana Menteri Prancis Jean Castex dan Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mengunjungi lokasi serangan di kota kecil di barat daya Paris yang terkenal dengan bekas perkebunan kerajaan yang megah.
"Prancis telah kehilangan salah satu pahlawannya sehari-hari dalam sikap biadab berupa kepengecutan yang tak terhingga," kata Castex kepada wartawan di tempat kejadian.
"Kepada orang yang dicintainya, saya ingin menyampaikan dukungan seluruh bangsa. Kepada pasukan keamanan kita, saya ingin mengatakan bahwa saya berbagi emosi dan kemarahan mereka," imbuhnya.
"Tekad kami lebih utuh dari sebelumnya untuk memerangi terorisme dalam segala bentuknya," katanya pada konferensi pers seperti dikutip dari NBC, Sabtu (24/4/2021).
Prancis telah menyaksikan serangan mematikan terhadap polisi di masa lalu, termasuk beberapa diantaranya oleh ekstremis Islam atau individu dalam beberapa tahun terakhir. Sekitar 250 orang tewas.
Menangani ekstremisme agama, keamanan dalam negeri, dan gagasan tentang identitas Prancis kemungkinan besar akan menjadi masalah penting dalam pemilihan presiden tahun depan.
Lihat Juga :