Putin Peringatkan Barat Tidak Lewati 'Garis Merah' Rusia

Rabu, 21 April 2021 - 21:13 WIB
loading...
Putin Peringatkan Barat...
Putin mengatakan, Moskow akan menanggapi dengan cepat dan kasar setiap provokasi dengan cara yang akan membuat Barat menyesali tindakan mereka. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin memperingatkan Barat untuk tidak melewati "garis merah" Rusia. Dia mengatakan, Moskow akan menanggapi dengan cepat dan kasar setiap provokasi dengan cara yang akan membuat Barat menyesali tindakan mereka.

"Kami menginginkan hubungan baik dan benar-benar tidak ingin merusak jembatan," kata Putin dalam pidato kenegaraan tahunannya, seperti dilansir Reuters pada Rabu (21/4/2021). Baca juga: Polisi: Bule Cantik Rusia Bikin Video Porno di Gunung Batur Bali

"Tetapi, jika seseorang salah mengartikan niat baik kami sebagai ketidakpedulian atau kelemahan dan berniat untuk membakar atau bahkan meledakkan jembatan ini, mereka harus tahu bahwa tanggapan Rusia akan asimetris, cepat dan kasar. Rusia akan menentukan di mana garis merahnya berada dalam setiap kasus tertentu," sambungnya.

Pernyataan Putin datang pada saat hubungan Rusia dengan Amerika Serikat (AS) dan Eropa semakin menegang, yang disebabkan atas krisis Ukraina dan kesehatan pemimpin oposisi, Alexei Navalny.

Pekan lalu, Washington memperketat sanksi terhadap Rusia atas tuduhan peretasan komputer dan campur tangan pemilu, dan Republik Ceko menuduh Moskow berperan dalam ledakan di sebuah gudang senjata pada 2014.

Kedua negara mengusir diplomat Rusia. Moskow telah membantah melakukan kesalahan dan menanggapi dengan mengusir diplomat kedua negara. Baca juga: Presiden Ukraina Tantang Putin Bertemu di Zona Konflik
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran
Rekomendasi
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved