Presiden Ukraina Tantang Putin Bertemu di Zona Konflik
Rabu, 21 April 2021 - 05:09 WIB
loading...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menantang koleganya dari Rusia Vladimir Putin untuk bertemu dengannya di wilayah Donbass, Ukraina timur. Foto/Reuters/Valentyn Ogirenko/Pool
A
A
A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menantang koleganya dari Rusia Vladimir Putin untuk bertemu dengannya di wilayah Donbass, Ukraina timur, untuk melakukan pembicaraan tentang mengakhiri konflik dan meredakan ketegangan antara kedua negara.
Mengeluarkan undangan dalam pidato video di malam hari, Zelenskiy juga mendesak negara-negara Barat yang mendukung Kiev memberikan "sinyal yang jelas" bahwa mereka bersedia untuk mendukung negara itu dalam kebuntuan dengan Rusia.
"Tuan Putin: Saya siap melangkah lebih jauh dan mengundang Anda untuk bertemu di mana saja di Donbass Ukraina, di mana ada perang," kata Zelenskiy seperti dikutip dari Reuters, Rabu (21/4/2021).
Baca juga: Mengkhawatirkan, 150.000 Tentara Rusia Siap Tempur di Perbatasan Ukraina
Kebuntuan tersebut telah mendorong Ukraina untuk mendesak negara-negara anggota NATO untuk menerima Ukraina ke dalam aliansi militer itu. Ukraina juga meminta Uni Eropa (UE) untuk menjatuhkan sanksi ekonomi baru pada Moskow tetapi mengakui bahwa UE mungkin belum siap untuk melakukannya.
"Warga kami membutuhkan sinyal yang jelas bahwa di tahun kedelapan perang, negara yang merupakan perisai bagi Eropa dengan mengorbankan nyawanya, akan menerima dukungan tidak hanya sebagai mitra, dari tribun, tetapi sebagai pemain di tim yang sama, langsung di lapangan, bahu membahu," ujar Zelenskiy.
Ia menegaskan bahwa Ukraina ingin mengakhiri konflik melalui diplomasi tetapi siap untuk mempertahankan diri jika diserang.
Mengeluarkan undangan dalam pidato video di malam hari, Zelenskiy juga mendesak negara-negara Barat yang mendukung Kiev memberikan "sinyal yang jelas" bahwa mereka bersedia untuk mendukung negara itu dalam kebuntuan dengan Rusia.
"Tuan Putin: Saya siap melangkah lebih jauh dan mengundang Anda untuk bertemu di mana saja di Donbass Ukraina, di mana ada perang," kata Zelenskiy seperti dikutip dari Reuters, Rabu (21/4/2021).
Baca juga: Mengkhawatirkan, 150.000 Tentara Rusia Siap Tempur di Perbatasan Ukraina
Kebuntuan tersebut telah mendorong Ukraina untuk mendesak negara-negara anggota NATO untuk menerima Ukraina ke dalam aliansi militer itu. Ukraina juga meminta Uni Eropa (UE) untuk menjatuhkan sanksi ekonomi baru pada Moskow tetapi mengakui bahwa UE mungkin belum siap untuk melakukannya.
"Warga kami membutuhkan sinyal yang jelas bahwa di tahun kedelapan perang, negara yang merupakan perisai bagi Eropa dengan mengorbankan nyawanya, akan menerima dukungan tidak hanya sebagai mitra, dari tribun, tetapi sebagai pemain di tim yang sama, langsung di lapangan, bahu membahu," ujar Zelenskiy.
Ia menegaskan bahwa Ukraina ingin mengakhiri konflik melalui diplomasi tetapi siap untuk mempertahankan diri jika diserang.
Lihat Juga :