Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Rabu, 21 April 2021 - 19:51 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Pertahan Filipina, Delfin Lorenzana menyebut kehadiran terus menerus milisi maritim China di daerah itu mengungkapkan niat mereka untuk menduduki bagian-bagian Laut Filipina Barat. Baca juga:Duterte: Jika China Mengebor Minyak, Filipina Juga Ada di Sana
"Mereka telah melakukan ini sebelumnya di Panatag Shoal atau Bajo de Masinloc dan di Panganiban Reef, dengan berani melanggar kedaulatan dan hak kedaulatan Filipina di bawah hukum internasional," ujarnya.
"Sebagai pihak dalam [Deklarasi Perilaku Para Pihak], China harus menahan diri dari melakukan aktivitas yang mengganggu perdamaian dan keamanan regional dan internasional," sambungnya.
Akhir pekan lalu, Filipina mengirim empat kapal perangnya ke Julian Felipe Reef, bersama dengan pesawat tempur dan dua fregat berpemandu rudal. Baca juga: Joe Biden Dilaporkan Setuju Jual Senjata ke Taiwan di Tengah Ancaman China
Dalam unjuk kekuatan, Amerika Serikat (AS) juga mengirimkan kapal induk USS Theodore Roosevelt bersama pengawal kapal selam, kapal perusak, kapal penjelajah, dan puluhan pesawat. AS juga mengerahkan USS Makin Island ke kawasan itu.
Kapal-kapal China sejak itu menghilang untuk menghormati unjuk kekuatan, tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda mundur sepenuhnya
"Mereka telah melakukan ini sebelumnya di Panatag Shoal atau Bajo de Masinloc dan di Panganiban Reef, dengan berani melanggar kedaulatan dan hak kedaulatan Filipina di bawah hukum internasional," ujarnya.
"Sebagai pihak dalam [Deklarasi Perilaku Para Pihak], China harus menahan diri dari melakukan aktivitas yang mengganggu perdamaian dan keamanan regional dan internasional," sambungnya.
Akhir pekan lalu, Filipina mengirim empat kapal perangnya ke Julian Felipe Reef, bersama dengan pesawat tempur dan dua fregat berpemandu rudal. Baca juga: Joe Biden Dilaporkan Setuju Jual Senjata ke Taiwan di Tengah Ancaman China
Dalam unjuk kekuatan, Amerika Serikat (AS) juga mengirimkan kapal induk USS Theodore Roosevelt bersama pengawal kapal selam, kapal perusak, kapal penjelajah, dan puluhan pesawat. AS juga mengerahkan USS Makin Island ke kawasan itu.
Kapal-kapal China sejak itu menghilang untuk menghormati unjuk kekuatan, tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda mundur sepenuhnya
(esn)
Lihat Juga :