8 Orang Sekeluarga Ditembak Mati saat Tarawih di Masjid Afghanistan

loading...
8 Orang Sekeluarga Ditembak Mati saat Tarawih di Masjid Afghanistan
Delapan orang sekeluarga ditembak mati saat salat Tarawih di sebuah masjid di Afghanistan. Foto/Ilustrasi SINDOnews.com
JALALABAD - Delapan orang dari anggota keluarga yang sama ditembak mati oleh pria bersenjata tak dikenal di sebuah masjid di provinsi Nangarhar, Afghanistan . Para korban ditembak saat menunaikan ibadah salat Tarawih pada Sabtu malam.

Penembakan itu terjadi di wilayah kota Jalalabad. Menurut Gubernur Nangarhar, Ziaulhaq Amarkhil, pembunuhan itu terjadi karena sengketa tanah.

Baca juga: Hadapi Rusia, Inggris Bela Ukraina dengan 2 Kapal Perang dan Jet Tempur F-35

Semua korban tewas adalah laki-laki, yang terdiri dari lima bersaudara dan tiga saudara sepupu.

“Penembakan itu terjadi pada saat Tarawih [salat sunah di malam hari selama Ramadhan]. Ini adalah serangan yang ditargetkan dan informasi awal menunjukkan sengketa tanah adalah alasannya," kata Amarkhil kepada Al Jazeera, Minggu (18/4/2021).



Bentrokan atas sengketa tanah biasa terjadi di Afghanistan. Apa yang disebut pertikaian berdarah bisa berlangsung selama beberapa dekade, turun-temurun dalam siklus kekerasan.

Baca juga: Demo Rusuh, Partai Islam Garis Keras TLP Sandera 11 Polisi Pakistan

April lalu, sedikitnya enam anggota suku tewas dan hampir 20 lainnya cedera dalam bentrokan bersenjata atas sengketa tanah di provinsi yang sama. Pertempuran itu berlangsung selama beberapa hari.

Nangarhar, benteng pertahanan kelompok Taliban dan ISIS, merupakan wilayah kaya dan merupakan salah satu daerah terpenting untuk pertanian di Afghanistan.
(min)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top