Jerman Belum Berencana Segera Perbaiki Hubungan dengan AS

Senin, 19 April 2021 - 03:00 WIB
loading...
A A A
Seorang diplomat top Jerman menyimpulkan suasana keseluruhan tentang hubungan AS-Jerman seperti "bulan madu telah berakhir sebelum dimulai". Demikian pula cara koordinator transatlantik pemerintah Jerman, Peter Beyer, melihat situasi tersebut.

"Kami mengharapkan lebih banyak dari dimulainya kembali hubungan transatlantik," keluhnya, seperti dilansir Anadolu Agency.

Baca: Perkuat Hubungan Bilateral, AS Kirim 500 Personel Militer ke Jerman

Perselisihan tentang vaksin di tengah pandemi virus Corona hampir melambangkan hubungan AS-Jerman yang kacau. Sementara bencana vaksinasi di Jerman pada dasarnya adalah buatan sendiri, AS memiliki 30 juta suntikan AstraZeneca yang kemungkinan besar tidak akan pernah dibutuhkan oleh negara itu.

Pabrikan Inggris-Swedia mengajukan permohonan cukup lama untuk mengekspor bagian-bagiannya ke Eropa, tetapi Biden menolak. Bagi banyak orang Jerman, pemerintahan Biden hanyalah "versi yang lebih lembut" dari pemerintahan Trump karena hanya retorikanya yang tampaknya tidak terlalu bermusuhan.

Sementara itu, pemerintah Merkel kini semakin menyadari fakta bahwa membangun kembali hubungan AS-Jerman akan jauh lebih sulit daripada yang diantisipasi sebelumnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
10 Negara dengan Ukuran...
10 Negara dengan Ukuran Kaki Terbesar di Dunia, Jerman Juaranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved