Jerman Belum Berencana Segera Perbaiki Hubungan dengan AS

Senin, 19 April 2021 - 03:00 WIB
loading...
A A A
Baca: Jerman Siap Ikuti Langkah AS Tarik Pasukan dari Afghanistan

Dia juga setuju untuk memperpanjang Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (New START) dengan Rusia dan menyatakan kesiapan untuk kembali ke Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tentang program nuklir Iran.

Secara keseluruhan, harapan tinggi bahwa semua langkah Biden ini akan membuka babak baru dalam hubungan dekat dengan Jerman, tetapi perbedaan tampak besar di bidang politik.

Nord Stream 2 merupakan daftar perbedaan teratas Perselisihan besar tetap terjadi pada pipa gas Nord Stream 2 yang berjalan di bawah Laut Baltik dari Rusia ke Jerman, yang sekarang sudah selesai sekitar 95%. Di bawah tekanan kuat dari Kongres, pemerintahan Biden telah menegaskan kembali penentangannya terhadap pipa tersebut.

Baca: Jokowi-Merkel Tukar Pikiran Soal Penanganan Pandemi Covid-19

Kebijakan garis keras Washington terhadap Beijing dan Rusia menimbulkan masalah lain bagi Berlin yang mungkin terbukti sulit untuk memperbaiki hubungan Amerika-Jerman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved