Perkuat Hubungan Bilateral, AS Kirim 500 Personel Militer ke Jerman

Selasa, 13 April 2021 - 20:52 WIB
loading...
Perkuat Hubungan Bilateral,...
AS akan kirim 500 personel militer ke Jerman. Foto/Ilustrasi
A A A
BERLIN - Amerika Serikat (AS) akan menempatkan 500 personel militer lagi di Jerman dalam upaya untuk memperkuat hubungan bilateral. Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan AS Llyod Austin pada awal kunjungan resmi pertamanya ke Eropa.

Langkah tersebut menandai terobosan yang jelas oleh pemerintahan terobosan yang jelas oleh pemerintahan Presiden Joe Biden dengan sikap yang lebih antagonis terhadap Jerman dari pendahulunya Donald Trump, yang telah bergerak untuk mengurangi kehadiran pasukan AS di negara itu, landasan keamanan NATO sejak dimulainya Dingin Perang.

"Hari ini saya dengan senang hati mengumumkan bahwa kami akan meningkatkan kehadiran pasukan AS di Jerman," kata Austin kepada wartawan setelah berbicara dengan mitranya Annegret Kramp-Karrenbauer.

"Saya memberi tahu menteri tentang niat kami untuk secara permanen menempatkan sekitar 500 personel AS tambahan di wilayah Wiesbaden pada awal musim gugur ini," imbuhnya seperti dikutip dari Defense Post, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: AS Mengaku Sangat Prihatin dengan Perkembangan Situasi di Perbatasan Rusia-Ukraina

Pemerintah Biden mengatakan pada bulan Februari bahwa mereka akan menunda rencana penarikan kembali, sebuah langkah yang disambut hangat oleh pemerintah Jerman.

Washington telah menempatkan pasukan AS di Jerman sejak Perang Dunia II tetapi jumlah mereka telah menurun sejak runtuhnya Tembok Berlin dari sekitar 200.000 tentara pada tahun 1990 menjadi 34.500 saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Balas Dendam, Iran Klaim...
Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Rekomendasi
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved