Raul Castro Mengundurkan Diri Sebagai Ketua Partai Komunis Kuba
Sabtu, 17 April 2021 - 06:08 WIB
loading...
A
A
A
Kongres tahun ini diharapkan fokus pada reformasi yang belum selesai untuk merombak badan usaha milik negara, menarik investasi asing, dan memberikan perlindungan hukum yang lebih besar bagi kegiatan bisnis swasta.
Baca juga: Kembali Dimasukan Dalam Daftar Negara Pendukung Teroris, Kuba Sebut AS Munafik
Partai Komunis terdiri dari 700.000 aktivis dan ditugaskan dalam konstitusi Kuba untuk mengatur urusan bangsa dan masyarakat.
Fidel Castro, yang memimpin revolusi yang menggulingkan diktator Fulgencio Batista dari kekuasaan pada tahun 1959, secara resmi menjadi ketua partai pada tahun 1965, sekitar empat tahun setelah secara resmi memeluk sosialisme.
Dia dengan cepat menyerap partai lama di bawah kendalinya dan menjadi pemimpin negara sampai jatuh sakit pada tahun 2006 dan pada tahun 2008 menyerahkan kursi kepresidenan kepada adik laki-lakinya Raul, yang telah berjuang bersamanya selama revolusi.
Raul kemudian menggantikan sang kakak sebagai ketua partai pada 2011. Fidel Castro meninggal pada 2016.
Baca juga: Kembali Dimasukan Dalam Daftar Negara Pendukung Teroris, Kuba Sebut AS Munafik
Partai Komunis terdiri dari 700.000 aktivis dan ditugaskan dalam konstitusi Kuba untuk mengatur urusan bangsa dan masyarakat.
Fidel Castro, yang memimpin revolusi yang menggulingkan diktator Fulgencio Batista dari kekuasaan pada tahun 1959, secara resmi menjadi ketua partai pada tahun 1965, sekitar empat tahun setelah secara resmi memeluk sosialisme.
Dia dengan cepat menyerap partai lama di bawah kendalinya dan menjadi pemimpin negara sampai jatuh sakit pada tahun 2006 dan pada tahun 2008 menyerahkan kursi kepresidenan kepada adik laki-lakinya Raul, yang telah berjuang bersamanya selama revolusi.
Raul kemudian menggantikan sang kakak sebagai ketua partai pada 2011. Fidel Castro meninggal pada 2016.
(ian)
Lihat Juga :