Diplomat Kiev: Tidak Gabung NATO, Ukraina Mungkin Harus Membuat Nuklir

Jum'at, 16 April 2021 - 06:10 WIB
loading...
A A A
Ukraina memungkinkan untukmempertahankan kemampuan teknis membangun persenjataan nuklir.Namun, keadaan program tenaga nuklir sipilnya meninggalkan sesuatu yang tidak diinginkan. Tahun lalu, pekerja industri nuklir Ukraina membunyikan alarm tentang ancaman "Chernobyl lain," mengutip situasi mengerikan yang mereka katakan mulai terbentuk di sektor energi nuklir negara karena kurangnya pengawasan, izin keselamatan, dan dana.

Setelah memburuknya hubungan dengan Rusia, Ukraina mulai membeli batang bahan bakar nuklir dari Westinghouse, sebuah perusahaan Amerika. Namun, pengamat telah menyatakan keprihatinan bahwa batang bahan bakar tidak sepenuhnya kompatibel dengan reaktor era Soviet.

Setelah kudeta 2014, referendum Crimea untuk memisahkan diri dari Ukraina dan bergabung kembali dengan Rusia, serta pecahnya perang saudara di timur negara itu, Kiev memutuskan untuk mengejar status non-blok dan mengaktifkan kembali rencana sebelumnya untuk bergabung dengan NATO.

Baca juga: Tensi dengan Rusia Memanas, Ukraina Ngebet Diangkat Jadi Anggota NATO

Di bawah aturan NATO, negara-negara yang menderita perang saudara atau konflik yang belum terselesaikan dengan negara lain tidak memenuhi syarat untuk bergabung dengan blok tersebut.

Beberapa pekan terakhir telah menyaksikan lonjakan besar dalam ketegangan antara Kiev dan republik Donbas yang memproklamirkan diri, dengan yang terakhir menuduh militer Ukraina melakukan serangkaian provokasi dan membuat persiapan untuk serangan besar. Kiev dan pendukung Baratnya menyalahkan Rusia atas ketegangan tersebut, dan menuduh Moskow melakukan penumpukan militer di perbatasannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Keluarga Roy Suryo dan...
Keluarga Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ajukan Penangguhan Penahanan
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
Berita Terkini
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved