Tensi dengan Rusia Memanas, Ukraina Ngebet Diangkat Jadi Anggota NATO

loading...
Tensi dengan Rusia Memanas, Ukraina Ngebet Diangkat Jadi Anggota NATO
Ukraina minta NATO mempercepat keanggotannya di tengah ketegangan dengan Rusia. Foto/Ilustrasi
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak NATO untuk mempercepat keanggotaan negaranya dalam aliansi bentukan Amerika Serikat (AS) itu. Zelensky mengatakan itu adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri pertempuran dengan separatis pro-Rusia.

Zelensky telah berbicara dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg setelah peningkatan bentrokan dan gerakan militer Rusia di perbatasan menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi konflik separatis di timur Ukraina.

Dalam tweet setelah panggilan telepon, Zelensky mengatakan sudah waktunya bagi NATO untuk bergerak maju dengan keinginan lama Ukraina untuk menjadi anggota.

Dia mengatakan Kiev berkomitmen untuk reformasi pertahanan yang diminta oleh aliansi itu untuk keanggotaan.



"Tapi reformasi saja tidak akan menghentikan Rusia," kata Zelensky, yang pemerintahnya berharap akan diundang tahun ini untuk bergabung dengan Rencana Aksi Keanggotaan NATO (MAP).

Baca juga: UE Mengaku Khawatir dengan Pergerakan Pasukan Rusia di Sekitar Ukraina

"NATO adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri perang di Donbas. PETA Ukraina akan menjadi sinyal nyata bagi Rusia," imbuhnya seperti dikutip dari TRT, Selasa (6/4/2021).



Sementara itu Stoltenberg mengatakan, dia telah menelepon Zelensky untuk mengungkapkan keprihatinan serius tentang kegiatan militer Rusia di dan sekitar Ukraina serta pelanggaran gencatan senjata yang sedang berlangsung.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top