Diplomat Kiev: Tidak Gabung NATO, Ukraina Mungkin Harus Membuat Nuklir

Jum'at, 16 April 2021 - 06:10 WIB
loading...
Diplomat Kiev: Tidak...
Ukraina mungkin perlu menjadi negara bersenjata nuklir lagi jika NATO tidak mengizinkannya jadi anggota, Foto/Ilustrasi
A A A
BERLIN - Ukraina mungkin perlu menjadi negara bersenjata nuklir lagi jika NATO tidak mengizinkannya jadi anggota. Hal itu diungkapkan oleh Duta Besar Ukraina untuk Jerman Andriy Melnyk.

“Entah kita adalah bagian dari aliansi seperti NATO, dan membantu membuat Eropa lebih kuat, atau kita hanya memiliki satu pilihan: mempersenjatai diri kita sendiri, mungkin, mempertimbangkan status nuklir sekali lagi. Bagaimana lagi kami bisa menjamin perlindungan kami?” kata diplomat itu, berbicara kepada media Jerman DeutschlandFunk yang disitir Sputnik, Jumat (16/4/2021).

Menuduh Rusia ingin menghapus Ukraina sebagai sebuah negara, Melnyk mengatakan, Ukraina membutuhkan tidak hanya dukungan moral dari Barat, tetapi sistem persenjataan modern, serta bantuan militer dari anggota aliansi termasuk Jerman.

Baca juga: AS Tegaskan Siap Bantu Ukraina Perkuat Pertahanan

Ukraina menjadi negara senjata nuklir pada 1990-an setelah runtuhnya Uni Soviet. Kiev secara singkat mewarisi persenjataan nuklir terbesar ketiga di dunia, termasuk ermasuk 176 rudal antar benua (ICBM), 44 pembom strategis, puluhan pembom, dan sekitar 1.700 hulu ledak setelah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991.

Pada tahun 1994, Kiev setuju untuk menghilangkan persenjataan ini dan bergabung dengan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir, dengan Rusia, Amerika Serikat, dan Inggris setuju untuk menjamin keamanannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Kehadiran Tentara NATO...
Kehadiran Tentara NATO di Ukraina Berarti Perang Habis-habisan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved