AS dan Israel Takut Kemungkinan Hamas Menang Pemilu Palestina

Minggu, 11 April 2021 - 00:01 WIB
loading...
AS dan Israel Takut...
Menlu AS Antony Blinken. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony Blinken dan Menlu Israel Gabi Ashkenazi berbagi kekhawatiran saat percakapan lewat telepon tentang potensi kemenangan Hamas dalam pemilu Palestina.

Laporan itu diungkapkan RT. Dalam laporan yang dikeluarkan portal berita Walla Israel, RT mengungkapkan Ashkenazi menyuarakan kekhawatiran Israel kepada Blinken tentang kemungkinan kemenangan Hamas karena perpecahan gerakan saingannya, Fatah.

Namun, Ashkenazi membenarkan Israel tidak menempatkan hambatan apa pun untuk merusak pemilu parlemen Palestina yang dijadwalkan pada 22 Mei.

Baca juga: Iran Aktifkan Sentrifugal Canggih untuk Pengayaan Uranium

Walla melaporkan Blinken menanggapi Ashkenazi dengan menekankan bahwa negaranya tidak menentang pemilu Palestina.

Baca juga: Anggota Parlemen Israel Dipukuli Polisi karena Protes Permukiman Yahudi

Dia menegaskan kembali bahwa pemerintah AS percaya Israel dan Palestina harus menikmati kebebasan, keamanan, kemakmuran dan demokrasi yang sama.

Baca juga: Militer Myanmar Bantah Lakukan Kudeta

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS, menurut laporan Walla yang diterbitkan ulang oleh RT, mendesak siapa pun yang mengambil bagian dalam pemilu Palestina, "Harus meninggalkan kekerasan, mengakui Israel dan menghormati kesepakatan sebelumnya."

Baik pejabat Israel dan AS telah mengkonfirmasi mereka lebih suka jika Palestina menunda pemilu atas kemauan mereka sendiri, menurut sumber Israel mengatakan kepada Walla.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved