Tantang New Delhi, AS Kirim Kapal Perang ke ZEE India Tanpa Izin

Sabtu, 10 April 2021 - 13:07 WIB
loading...
Tantang New Delhi, AS...
AS mengirimkan kapal perangnya ke ZEE India tanpa izin untuk menantang klaim maritim New Delhi. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengatakan pihaknya sengaja menahan diri untuk tidak meminta persetujuan India untuk patroli 'kebebasan navigasi' di dekat kepulauan Lakshadweep minggu ini. Hal itu dilakukan untuk menantang klaim maritim New Delhi yang bertentangan bertentangan dengan hukum internasional.

Dalam sebuah pernyataan, Armada ke-7 AS menyatakan, USS John Paul Jones menegaskan hak navigasi dan kebebasan sekitar 240 km barat Kepulauan Lakshadweep, yang berada di dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) India, tanpa meminta persetujuan sebelumnya dari India. Menurutnya hal itu konsisten dengan hukum internasional.

USS John Paul Jones adalah sebuah kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke.

Baca juga: Pasukan Amfibi AS Bergabung dengan Kapal Induk Roosevelt di LCS

"Misinya di Laut Arab menjunjung tinggi hak, kebebasan, dan penggunaan yang sah atas laut yang diakui dalam hukum internasional dengan menantang klaim maritim India yang berlebihan," tambah pernyataan itu seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (10/4/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Rahasia Kelam di Balik...
Rahasia Kelam di Balik Vila Terpencil dalam Microdrama The Villa Girl's Secret V+Short
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
Berita Terkini
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved