Rusia-Ukraina Bersitegang, AS Pertimbangkan Kirim Kapal Perang ke Laut Hitam

Jum'at, 09 April 2021 - 09:49 WIB
loading...
Rusia-Ukraina Bersitegang,...
AS pertimbangkan kirim kapal perang ke Laut Hitam di tengah ketegangan Rusia-Ukraina. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk mengirim kapal perang ke Laut Hitam dalam beberapa minggu ke depan. Itu dilakukan guna menunjukkan dukungan untuk Ukraina di tengah meningkatnya kehadiran militer Rusia di perbatasan timur Ukraina.

"Angkatan Laut AS secara rutin beroperasi di Laut Hitam, tetapi penempatan kapal perang sekarang akan mengirim pesan khusus ke Moskow bahwa AS mengawasi dengan cermat," kata seorang pejabat pertahanan AS seperti dikutip dari CNN, Jumat (9/4/2021).

AS diminta untuk memberikan pemberitahuan 14 hari sebelumnya tentang niatnya untuk memasuki Laut Hitam berdasarkan perjanjian 1936 yang memberi Turki kendali atas Selat Bosporus untuk memasuki laut. Tidak jelas apakah pemberitahuan telah dikirim.

Pejabat pertahanan itu juga mengatakan Angkatan Laut AS terus menerbangkan pesawat pengintai di wilayah udara internasional di atas Laut Hitam untuk memantau aktivitas angkatan laut Rusia dan setiap pergerakan pasukan di Crimea.

Pada hari Rabu, dua pembom B-1 AS melakukan misi di atas Laut Aegea.

Baca juga: Rusia akan Pertahanan Pasukan Dekat Perbatasan Ukraina

Meskipun AS tidak melihat pengumpulan pasukan Rusia sebagai sikap untuk tindakan ofensif, pejabat itu mengatakan: "jika ada perubahan, kami akan siap untuk menanggapi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Hendak Demo di Patung...
Hendak Demo di Patung Kuda, Ratusan Mahasiswa Diadang Polisi di Semanggi
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved