Para Pemimpin Dunia Berduka Atas Wafatnya Duke of Edinburgh

Jum'at, 09 April 2021 - 21:29 WIB
loading...
A A A
Banyak dari mereka yang memuji sang duke atas karyanya dalam membantu kaum muda, dan karena mengabdikan dirinya untuk berbagai tujuan layanan publik lainnya.

PM Australia Scott Morrison mengatakan Duke telah menjadi pendukung terus-menerus kepada Ratu dan telah memimpin lusinan organisasi di Australia.

Mantan PM Australia Julia Gillard mengatakan, “Meski sang duke adalah seseorang yang bertugas, dia memiliki kesenangan."

Raja Swedia Carl Gustaf berkata, “Duke telah menjadi teman baik keluarga kami selama bertahun-tahun, hubungan yang sangat kami hargai."

Juru bicara keluarga Kerajaan Swedia Margareta Thorgren mengatakan Ratu Inggris dan Pangeran Philip telah berlayar bersama di Inggris. "Itu adalah awal dari persahabatan yang hebat di antara mereka," papar dia.

Keluarga kerajaan Belanda mengatakan mereka mengingat Pangeran Philip dengan sangat hormat. "Dia mengabdikan umur panjangnya untuk melayani rakyat Inggris dan untuk banyak tugas dan tanggung jawabnya. Kepribadiannya yang hidup membuat kesan yang tak terhapuskan," ungkap Kerajaan Belanda.

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush memuji martabat Duke, dengan mengatakan, “Pangeran Philip memiliki kehidupan yang panjang dan luar biasa dan telah mengabdikan dirinya untuk tujuan yang layak dan untuk orang lain."

Raja Belgia Philippe mengirim pesan pribadi kepada Ratu Elizabeth, dan berkata dia berharap berbicara dengan Yang Mulia secara langsung jika memungkinkan.

Menurut Raja Belgia, “Saya dan Ratu Mathilde akan selalu menghargai kenangan pertemuan hangat kami."

"Benar-benar sedih atas kehilangan Pangeran Philip, yang menjadikan Malta sebagai rumahnya dan begitu sering kembali ke sini. Rakyat kami akan selalu menghargai ingatannya," tulis Perdana Menteri Malta Robert Abela.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved