Yeti Rusia Hoaks! Cuma Akal-akalan Gubernur Siberia untuk Pincut Wisatawan

Jum'at, 09 April 2021 - 14:43 WIB
loading...
Yeti Rusia Hoaks! Cuma...
Gubernur Wilayah Kemerovo, Aman Tuleyev (tengah) dan pemimpin daerah Tashtagol, Vladimir Makuta, berpose dengan seorang pria berkostum Yeti. Foto/Rusia
A A A
MOSKOW - Seorang mantan Wilayah Kemerovo Rusia mengakui bahwa ia menikmati desas desus tentang kota resor ski yang dihuni oleh Yeti untuk kepentingan wisata. Iapun memerintahkan para pejabat untuk mengenakan pakaian berbulu dan menjelajahi hutan untuk mencoba serta menarik wisatawan .

Laporan penampakan makhluk mirip kera yang sulit ditangkap yang dikenal sebagai Yeti, Sasquatch, Abominable Snowman atau Big Foot telah lama menjadi bagian dari legenda lokal di Pegunungan Gornaya Shoriya. Beberapa pemburu lokal mengklaim bahwa mereka telah menemukan makhluk berbulu setinggi dua meter di alam liar, dengan kriptozoologi dan penggemar supernatural mengunjungi daerah tersebut dari waktu ke waktu.

Namun dalam sebuah pengungkapan yang membuat semua orang mengangkat alisnya, Aman Tuleyev, mengaku bahwa ia adalah sosok yang berperang dalam membangkitkan desas-desus Big Foot. Itu dilakukan sosok yang memimpin Wilayah Kemerovo antara 1997 dan 2018 setelah melihatnya sebagai peluang ideal untuk meningkatkan arus wisatawan ke resor ski lokal.

"Saya harus mengaku: Saya bersalah. Itu saya, yang telah membangkitkan minat terhadap Yeti,” tulis Tuleyev dalam postingan di Instagram seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Terpisah 20 Tahun, Pengantin Wanita Ini Ternyata Putri Kandung Ibu Mertuanya

Pria 76 tahun itu kemudian mengenang percakapannya dengan seorang pejabat daerah.

"Mengapa kita tidak mengubah Tashtagol dan daerah sekitarnya menjadi 'Tanah Air Yeti'? Biarkan orang-orang datang dan mencarinya," ujarnya.

Tuleyev beralasan bahwa para tamu perlu membayar hotel, makanan dan hiburan, sehingga membawa lebih banyak uang ke kas distrik.

Pada tahun 2010, hari libur baru secara resmi diperkenalkan di Gornaya Shoriya. Itu disebut Hari Yeti dan bertepatan dengan pembukaan musim ski. Pihak berwenang juga menjanjikan hadiah sekitar USD13.000 kepada orang yang berhasil melacak binatang buas itu dan menangkapnya. Namun setelah beberapa waktu, jumlah penggemar Big Foot yang datang mulai berkurang, dan saat itulah Tuleyev memutuskan bahwa orang-orang perlu "dihibur".

Baca juga: Foto Tupai Berperut Sixpack dengan 'Kantong Kacang Besar' Gegerkan Dunia Maya

Dia berbicara lagi kepada pejabat daerah, menginstruksikannya untuk mencari seseorang yang lebih tinggi; biarkan dia melepas setelannya, membalikkan mantel bulunya ke luar dan berlarian di tempat-tempat ramai, berteriak, agar para turis memperhatikan, tetapi tidak akan bisa menangkapnya.

Pejabat tersebut, yang meng-cosplay Yeti, akan diberikan bonus dan diberitahu untuk tetap bungkam tentang seluruh urusan, sesuai dengan rencana Tuleyev. Untuk menjauhkan pria itu dari bahaya - khususnya, dari peluru para pemburu - pihak berwenang secara khusus menggarisbawahi bahwa hadiah hanya akan dibayarkan jika manusia salju itu didapatkan hidup-hidup.

"Saya tidak tahu bagaimana (Vladimir) Makuta melakukannya, tetapi minat terhadap Yeti tetap tinggi," klaim politisi veteran itu.

Namun, Tuleyev sendiri masih jauh dari seorang yang menyangkal keberadaan Yeti. Dia mengungkapkan bahwa dia pernah melakukan perjalanan mobil salju yang panjang ke salah satu gua di Gornaya Shoriya, yang disebutkan dalam cerita Yeti, tetapi tidak menemukan tanda-tanda makhluk itu di sana.

“Belum ada seorang pun di dunia yang dapat menemukan manusia salju itu. Tapi seseorang seharusnya tidak kehilangan kepercayaan. Mungkin dia benar-benar berkeliaran di suatu tempat di luar sana. Bagaimana jika seseorang akhirnya bisa bertemu dengan Yeti dan membuat sejarah,” tulis Tuleyev.

Baca juga: Dituding Janda, Juara Ratu Kecantikan Bertikai dengan Mantan Pemenang di Panggung
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved