Terpisah 20 Tahun, Pengantin Wanita Ini Ternyata Putri Kandung Ibu Mertuanya
Kamis, 08 April 2021 - 11:00 WIB
loading...
Seorang pengantin wanita di China menangis saat memeluk Ibu mertuanya yang ternyata adalah Ibu kandungnya yang terpisah 20 tahun. Foto/Oriental Daily
A
A
A
BEIJING - Sebuah pernikahan di China menjadi momen mengejutkan setelah pengantin wanita diketahui merupakan putri kandung dari calon Ibu mertuanya yang telah terpisah 20 tahun.
Pasangan itu menikah di Suzhou, provinsi Jiangsu di China ketika Ibu mempelai pria melihat tanda lahir di tangan pengantin wanita yang serupa dengan tanda lahir putri kandungnya yang hilang.
Baca juga: Sanksi Myanmar oleh Barat Bisa Picu Perang Saudara Skala Penuh
Setelah melihat tanda lahir itu, dia bertanya kepada orangtua pengantin wanita apakah mereka telah mengadopsi putrinya lebih dari 20 tahun yang lalu.
Keluarga mempelai wanita pun terkejut dengan pertanyaan tersebut karena adopsi telah lama menjadi rahasia keluarga. Namun, akhirnya mengakui bahwa mereka menemukannya saat masih bayi di pinggir jalan.
Setelah mendengarkan penjelasan dari orangtuanya, sang pengantin wanita kemudian memeluk calon Ibu mertuanya dengan erat dan menangis bahagia.
Namun, air mata pengantin wanita yang jatuh pada 31 Maret itu menimbulkan kekhawatiran atas pernikahan tersebut, karena fakta itu menjadikan mempelai pria sebagaisaudaralaki-lakinya.
Pasangan itu menikah di Suzhou, provinsi Jiangsu di China ketika Ibu mempelai pria melihat tanda lahir di tangan pengantin wanita yang serupa dengan tanda lahir putri kandungnya yang hilang.
Baca juga: Sanksi Myanmar oleh Barat Bisa Picu Perang Saudara Skala Penuh
Setelah melihat tanda lahir itu, dia bertanya kepada orangtua pengantin wanita apakah mereka telah mengadopsi putrinya lebih dari 20 tahun yang lalu.
Keluarga mempelai wanita pun terkejut dengan pertanyaan tersebut karena adopsi telah lama menjadi rahasia keluarga. Namun, akhirnya mengakui bahwa mereka menemukannya saat masih bayi di pinggir jalan.
Setelah mendengarkan penjelasan dari orangtuanya, sang pengantin wanita kemudian memeluk calon Ibu mertuanya dengan erat dan menangis bahagia.
Namun, air mata pengantin wanita yang jatuh pada 31 Maret itu menimbulkan kekhawatiran atas pernikahan tersebut, karena fakta itu menjadikan mempelai pria sebagaisaudaralaki-lakinya.
Lihat Juga :