Pasukan Amfibi AS Bergabung dengan Kapal Induk Roosevelt di LCS

Jum'at, 09 April 2021 - 14:16 WIB
loading...
A A A
China mengklaim kapal-kapal itu berlindung dari cuaca badai, tetapi Manila mengatakan mereka adalah bagian dari milisi maritim Beijing dan di sana untuk mengintai klaim atas terumbu karang tersebut.

Selain itu, media Barat juga telah melaporkan kehadiran pesawat China di zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan dalam beberapa hari terakhir, menggambarkan insiden tersebut sebagai serangan dan ancaman ke wilayah pulau. Namun, ADIZ tidak lebih dari wilayah di mana pesawat diminta untuk mengidentifikasi diri mereka sendiri dan dilacak di radar, dan tidak memiliki kepentingan hukum. ADIZ Taiwan membentang jauh di luar perairan pulau dan bahkan mencakup sebagian dari daratan China.

Baca juga: China Kirim Lebih Banyak Jet Tempur, Taiwan Siap Berperang Sampai Akhir

Selain itu, satu kapal perusak AS telah berlayar di dekat delta Sungai Yangtze dan lainnya. USS John S. McCain terlibat dalam tindakan provokatif yang sengaja berlayar melalui Selat Taiwan pada hari Rabu. China menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memberontak, posisi yang secara resmi didukung AS sebagai bagian dari normalisasi hubungan dengan Beijing lebih dari 40 tahun yang lalu. Namun, pada kenyataannya Washington tetap menjadi pendukung terbesar pemerintah Taiwan.

Di sisi lain, Angkatan Laut China (PLAN) telah memindahkan pasukan serang kapal induknya sendiri, termasuk Liaoning dan lima kapal perang lainnya, ke Laut China Selatan, menurut South China Morning Post. Kapal pendamping Liaoning adalah kapal penjelajah Tipe 055 Nanchang, kapal perang non-kapal induk terbesar di Asia.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
Mengenal Penyakit Lyme,...
Mengenal Penyakit Lyme, Infeksi yang Diidap Bella Hadid hingga Sebabkan Gejala Kronis
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved