COVID-19 Mewabah, Pejabat Tinggi Partai Komunis China Dipecat

Kamis, 08 April 2021 - 11:12 WIB
loading...
COVID-19 Mewabah, Pejabat...
China memecat seorang petinggi Partai Komunis tingkat kota karena dianggap gagal menangani wabah COVID-19. Foto/Ilustrasi
A A A
BEIJING - Seorang pejabat tinggi Partai Komunis China sebuah kota di provinsi Yunnan barat dayanegara itu diberhentikan dari jabatannya karena"kelalaian tugas yang serius" setelah gagal mencegah wabah COVID-19 dalam beberala bulan terakhir.

Dalam sebuah pernyataan, pemerintah Yunnan mengatakan, tiga wabah COVID-19 yang terpisah terjadi dalam periode setengah tahun di kota Ruili, yang berbatasan dengan Myanmar, di bawah pengawasan Ketua Partai kota Gong Yunzun.

"Wabah, termasuk kelompok yang muncul minggu lalu, sangat mempengaruhi Yunnan dan upaya pencegahan epidemi China dan merusak pembangunan ekonomi dan sosial provinsi," bunyi pernyataan itu, menambahkan bahwa pemecatan Gong harus berfungsi sebagai peringatan seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/4/2021).

Berita pemecatan ini datang ketika China melaporkan 24 kasus COVID-19 baru yang dikonfirmasi pada 7 April, termasuk 11 infeksi menular lokal yang dilaporkan di Yunnan, menggandakan total yang dilaporkan sehari sebelumnya.

Baca juga: Taiwan Ancam Tembak Jatuh Drone China di Laut China Selatan

Ruili telah memberlakukan karantina di rumah, meluncurkan pengujian massal dan mulai vaksinasi dalam upaya untuk menghentikan penyebaran penyakit itu lebih lanjut.

Kota ini adalah titik transit utama bagi Yunnan, yang telah berjuang untuk memantau perbatasannya yang berbatu 4.000 km dengan Laos, Myanmar dan Vietnam untuk imigrasi ilegal di tengah gelombang penyeberangan tidak sah tahun lalu oleh orang-orang yang mencari tempat berlindung dari pandemi di China.

Jumlah kasus asimtomatik baru, yang tidak diklasifikasikan oleh China sebagai kasus yang dikonfirmasi, turun menjadi enam dari delapan kasus sehari sebelumnya.

Jumlah total kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di daratan China hingga saat ini mencapai 90.365, sementara jumlah kematian tetap tidak berubah yaitu 4.636.

Baca juga: Buntut Kisruh Kapas Xinjiang, Stasiun TV China Sensor Logo Produk Barat
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat...
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat Dasar Laut Filipina 2 Meter, Ikan-Ikan Mati
Rekomendasi
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
Dikepung Kapal dan Jet-jet...
Dikepung Kapal dan Jet-jet Tempur China, Taiwan Siaga Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved