Kim Jong-un: Korea Utara Menghadapi Situasi Terburuk yang Pernah Ada
Rabu, 07 April 2021 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
Selama pidato hari Selasa, Kim juga mengkritik unit akar rumput partai atas "kekurangan" yang tidak ditentukan yang harus segera diperbaiki untuk memastikan perkembangan partai yang sehat dan berkelanjutan.
Sel partai, yang terdiri dari lima sampai 30 anggota, merupakan unit terkecil dari otoritas Partai Buruh Korut yang mengawasi pekerjaan dan kehidupan di pabrik dan tempat lain. Jaringan adalah alat penting bagi Partai Buruh Korea untuk melanggengkan kekuasaannya. Konferensi sekretaris sel sebelumnya diadakan pada tahun 2017.
Baca juga: Ditembakkan Korut, Ini Penampakan Rudal Taktis Berhulu Ledak 2,5 Ton
Kemunduran ekonomi membuat Kim tidak punya apa-apa untuk menunjukkan diplomasi ambisiusnya dengan mantan Presiden Donald Trump, yang runtuh karena ketidaksepakatan dalam mencabut sanksi untuk langkah-langkah denuklirisasi Korut.
Korut sejauh ini menolak tawaran pemerintah presiden baru AS Joe Biden untuk melakukan pembicaraan, dengan mengatakan bahwa Washington harus membuang kebijakan "bermusuhannya" terlebih dahulu. Korut juga meningkatkan tekanan dengan melanjutkan uji coba rudal balistik bulan lalu setelah jeda selama setahun.
Sel partai, yang terdiri dari lima sampai 30 anggota, merupakan unit terkecil dari otoritas Partai Buruh Korut yang mengawasi pekerjaan dan kehidupan di pabrik dan tempat lain. Jaringan adalah alat penting bagi Partai Buruh Korea untuk melanggengkan kekuasaannya. Konferensi sekretaris sel sebelumnya diadakan pada tahun 2017.
Baca juga: Ditembakkan Korut, Ini Penampakan Rudal Taktis Berhulu Ledak 2,5 Ton
Kemunduran ekonomi membuat Kim tidak punya apa-apa untuk menunjukkan diplomasi ambisiusnya dengan mantan Presiden Donald Trump, yang runtuh karena ketidaksepakatan dalam mencabut sanksi untuk langkah-langkah denuklirisasi Korut.
Korut sejauh ini menolak tawaran pemerintah presiden baru AS Joe Biden untuk melakukan pembicaraan, dengan mengatakan bahwa Washington harus membuang kebijakan "bermusuhannya" terlebih dahulu. Korut juga meningkatkan tekanan dengan melanjutkan uji coba rudal balistik bulan lalu setelah jeda selama setahun.
(ian)
Lihat Juga :