UE Mengaku Khawatir dengan Pergerakan Pasukan Rusia di Sekitar Ukraina

Senin, 05 April 2021 - 14:58 WIB
loading...
UE Mengaku Khawatir...
Kepala Kebijakan Luar Negeri UE, Josep Borrell menyatakan kekhawatirkan serius atas pergerakan pasukan Rusia di sekitar Ukraina dan menegaskan dukungan penuh kepada Kiev. Foto/REUTERS
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) menyatakan kekhawatirkan serius atas pergerakan pasukan Rusia di sekitar Ukraina . Brussels kemudian menegaskan dukungan penuh kepada Kiev.

"Kami memiliki keprihatinan besar aktivitas militer Rusia di sekitar Ukraina," kata kepala Kebijakan Luar NegeriUE, Josep Borrell paska melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba.

"Menyusul hal ini, UE tegaskan dukungan yang tak tergoyahkan untuk kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (5/4/2021).

Borrell mengatakan, dia akan mengadakan pembicaraan lebih lanjut tentang masalah ini dengan para Menteri Luar Negeri UE dan juga Ukraina pada akhir bulan ini. Baca juga: Seteru Rusia dan Ukraina Bisa Berubah Jadi Perang Dunia

Ukraina pekan ini menuduh Rusia mengerahkan ribuan personel militer di perbatasan utara dan timurnya, serta di semenanjung Crimea yang dianeksasi oleh Moskow pada 2014.

Kremlin tidak menyangkal pergerakan pasukan baru-baru ini, tetapi bersikeras bahwa Moskow tidak mengancam siapa pun. Baca juga: Anggun Raih Gelar Artis Asia Terlaris Dunia di Ajang Penghargaan Musik Rusia

Laporan pengerahan pasukan ini muncul di tengah eskalasi bentrokan bersenjata di sepanjang garis depan antara pasukan Ukraina dan separatis yang didukung Rusia di timur Ukraina.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved