Tweet Aneh STRATCOM AS Bikin Geger, Dikira Kode Peluncuran Bom Nuklir

loading...
Tweet Aneh STRATCOM AS Bikin Geger, Dikira Kode Peluncuran Bom Nuklir
Rudal balistik antarbenua Minuteman III Amerika Serikat yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Foto/Airman 1st Class Braydon Williams/US Air Force
WASHINGTON - Akun Twitter STRATCOM atau Komando Strategis Amerika Serikat (AS) men-tweet susunan huruf aneh. Publik Amerika cemas dan mengira tweet itu adalah kode untuk peluncuran serangan bom nuklir .

Akun Twitter @US_Stratcom pada 28 Maret men-tweet: "l ;; gmlxzssaw". Tak lama kemudian dihapus.

Baca juga: Pastor AS Dibunuh Pria Selingkuhan Istrinya, Sang Istri Juga Terlibat

Selain dikira sebagai kode peluncuran serangan bom nuklir Amerika, ada juga warga Amerika yang menduga bahwa akun militer bagian dari Pentagon itu telah diretas.

Setelah memicu kehebohan publik, STRATCOM yang menjalankan senjata nuklir yang kuat di negara itu mengatakan tweet misterius itu sebenarnya berasal dari tangan seorang anak yang dewasa sebelum waktunya. Jadi, akun Twitter itu terbuka dan seorang anak kecil mengoperasikannya.



Berkantor pusat di Pangkalan Angkatan Udara Offutt, Nebraska, STRATCOM bertugas mengelola pencegahan strategis militer AS—yaitu kekuatan senjata nuklir dan pertahanan rudal besar-besaran yang dirancang untuk mencegah serangan apa pun terhadap negara Amerika oleh kekuatan lain.

STRATCOM mengatakan kepada jurnalis Mikael Thalen dari Daily Dot bahwa tweet aneh itu bukanlah pesan rahasia, dan sebagai gantinya adalah hasil dari editor media sosial STRATCOM yang bekerja dari rumah, yang lalai sehingga ada anak kecil mengakses akun tersebut.

"Manajer Twitter STRATCOM, sementara dalam status telework, untuk sementara membiarkan akun Twitter Komando terbuka dan tanpa pengawasan," kata pejabat STRATCOM Kendall Cooper dalam surat yang di-posting Thalen secara online pada Selasa (30/3/2021).

"Anaknya yang masih sangat kecil mengambil keuntungan dari situasi dan mulai bermain dengan kunci dan, sayangnya, dan tanpa sadar, mem-posting tweet tersebut," lanjut surat itu.

"Sama sekali tidak ada hal jahat yang terjadi, yaitu tidak ada peretasan akun Twitter kami."



Baca juga: China Bikin Jet Tempur Siluman Baru, Diklaim Selevel F-22 dan Su-57

Sekitar 30 menit kemudian STRATCOM men-tweet seruan untuk mengabaikan tweet sebelumnya, dan kemudian kedua pesan itu dihapus.

Ini bukan pertama kalinya STRATCOM mengalami masalah di media sosial.

Pada tahun 2018, Komando itu meminta maaf atas tweet yang bercanda bahwa pihaknya siap untuk menjatuhkan sesuatu yang "jauh lebih besar" daripada bola Malam Tahun Baru Times Square. Tweet itu menakutkan karena disertai video pembom siluman B-2 menjatuhkan dua bom sebagai latar belakang musik di video tersebut.
(min)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top