Putra Mahkota Arab Saudi Luncurkan 'Shareek' untuk Dorong Sektor Swasta

Rabu, 31 Maret 2021 - 07:23 WIB
loading...
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad Bin Salman. Foto/Saudi Gazette
A A A
RIYADH - Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad Bin Salman (MBS) meluncurkan program ambisius dan bersemangat untuk sektor swasta berjudul "Shareek" (Mitra) dengan investasi baru sebesar USD3,2 triliun.

Dia mengatakan program yang akan berlanjut hingga 2030 itu bertujuan mengkonsolidasikan reputasi Kerajaan sebagai kekuatan ekonomi global yang berkelanjutan, ambisius, dan berkembang.

Putra Mahkota meluncurkan program tersebut selama pertemuan virtual yang dipimpinnya dan dihadiri sejumlah menteri, pengusaha senior, dan kepala perusahaan besar di Kerajaan Saudi.

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Warga Nonton Pertandingan Sepak Bola setelah Divaksin

“Program ‘Mitra’ yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, akan memperkuat kemitraan sektor swasta dan meningkatkan kontribusi perusahaan Saudi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” ujar dia.

Baca juga: Arab Saudi Larang Itikaf di Dua Masjid Suci selama Ramadhan

Di bawah program baru tersebut, perusahaan sektor swasta akan dibantu menginvestasikan 5 triliun real hingga 2030.

Baca juga: Kurang Dana, Lebanon Jual Lima Jet Tempur dan Tiga Helikopter Bekas

Putra Mahkota mengatakan Kerajaan akan menyaksikan lompatan besar dalam investasi selama beberapa tahun mendatang, di mana sejumlah 3 triliun real akan dipompa oleh Dana Investasi Publik hingga 2030, seperti yang diumumkan awal tahun ini.

“Ini selain 4 triliun real yang akan disediakan di bawah payung Strategi Penanaman Modal Nasional yang detailnya akan segera diumumkan,” papar dia seraya menambahkan, dengan demikian total investasi yang akan dipompa ke perekonomian nasional mencapai 12 triliun real pada 2030.

Putra Mahkota menjelaskan ini tidak termasuk pengeluaran pemerintah yang diperkirakan mencapai 10 triliun real selama 10 tahun mendatang, dan pengeluaran konsumsi swasta diperkirakan mencapai 5 triliun real hingga 2030, dengan total pengeluaran menjadi 27 triliun real (USD7 triliun) lebih dari 10 tahun mendatang.

"Program baru ini akan membantu sektor swasta menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru dan akan meningkatkan kontribusi sektor swasta terhadap PDB hingga 65% pada akhir dekade sebagai bagian dari tujuan Visi 2030," ungkap MBS.

Dia menegaskan, "Pentingnya program 'Mitra' tidak terbatas pada peningkatan peran sektor swasta dalam pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Kami melihatnya sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan dan kemakmuran Kerajaan, berdasarkan kolaborasi yang lebih kuat antara sektor publik dan swasta."

Menurut dia, program ini akan berkontribusi pada kemajuan berkelanjutan dari peringkat ekonomi Saudi di antara ekonomi global terbesar, dengan tujuan naik ke peringkat ke-15, dari posisi ke-18 saat ini, di samping meningkatkan kepercayaan dalam ekosistem investasi Kerajaan.

Program ini telah disusun untuk menjadi bagian integral dari strategi investasi nasional dan rencana pertumbuhan ekonomi negara.

Rinciannya akan segera dirilis dan akan diawasi langsung Putra Mahkota bersama komite menteri dan pejabat senior pemerintah dari entitas terkait.

Program "Mitra" akan beroperasi di bawah pedoman relevan yang disetujui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), dan sesuai peraturan dan kebijakan domestik serta internasional terkait lainnya.

Langkah ini akan memaksimalkan ketahanan dan daya saing perusahaan-perusahaan besar Saudi, baik secara regional maupun global.

Program ini juga akan berfungsi sebagai stimulus bagi mereka yang akan menerima dukungan untuk pulih dari dampak pandemi COVID-19.

Dimulainya program baru ini memposisikan Arab Saudi sebagai enabler bisnis dan lingkungan yang mendukung untuk investasi, melalui langkah-langkah proaktif, inovatif, dan berwawasan ke depan.

Nota Kesepahaman pertama antara perusahaan besar dan program baru diharapkan ditandatangani, mulai Juni.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved