China Bikin Jet Tempur Siluman Baru, Diklaim Selevel F-22 dan Su-57

Selasa, 30 Maret 2021 - 07:53 WIB
loading...
China Bikin Jet Tempur...
Model dari sebuah jet tempur generasi keempat FC-31 China buatan Shenyang Aircraft Co. Ltd. Foto/Yang Sheng/Global Times
A A A
BEIJING - Sebuah perusahaan penghasil pesawat tempur andalan China mengumumkan rencana untuk membuat jet tempur siluman generasi keempat yang baru. Dalam konteks Beijing, jet tempur generasi keempat adalah jet tempur siluman yang selevel dengan J-20, F-22 Amerika Serikat (AS) dan Su-57 Rusia .

Shenyang Aircraft Co. Ltd., perusahaan di bawah Aviation Industry Corporation of China (AVIC) milik negara China merilis pernyataan pekan lalu di akun WeChat dan mengungkapkan rencana kerjanya untuk tahun 2021.

Baca juga: Kubu Suu Kyi Dulu Bela Militer Aniaya Muslim Rohingya, Sekarang Beda

Perusahaan itu mengatakan, selain membuat jet tempur siluman generasi keempat, mereka juga akan melakukan uji produksi dan penelitian pada pesawat generasi berikutnya pada tahun 2021.

China secara luas diharapkan untuk mengembangkan jet tempur siluman yang siap untuk kapal induk, karena AS telah mengungguli China dalam pengembangan pesawat tempur generasi berikutnya.

"Perusahaan bertujuan untuk membuat terobosan dalam program jet tempur generasi keempat dengan meningkatkan teknologi terkait, termasuk manufaktur aditif, kontrol atas cacat elektromagnetik permukaan, dan penempatan serat otomatis, sehingga pesawat dapat berhasil dikembangkan," bunyi pernyataan Shenyang Aircraft, sebagaimana dikutip dari Global Times, Selasa (30/3/2021).

Menurut media Beijing tersebut, tet tempur generasi keempat, dalam konteks China, adalah jet tempur siluman yang sebanding dengan J-20, F-22 AS dan Su-57 Rusia. Meski faktanya, F-22 dan Su-57 dinyatakan oleh masing-masing pihak sebagai jet tempur siluman generasi kelima.

Pernyataan Shenyang Aircraft tidak menyebutkan nama jet tempur siluman generasi keempat yang dibuat, namun mereka melampirkan foto FC-31, satu-satunya jet tempur generasi keempat yang diketahui dibuat oleh perusahaan yang berbasis di Shenyang.

Wang Ya'nan, pemimpin redaksi majalah Aerospace Knowledge yang berbasis di Beijing, mengatakan kepada Global Times pada hari Senin bahwa masuk akal untuk berspekulasi bahwa pernyataan tersebut mengacu pada versi perbaikan dari FC-31, karena versi saat ini hanyalah prototipe.

Angkatan Laut China membutuhkan jet tempur yang lebih canggih di masa depan, dan FC-31—menurut prediksi Wang—, jika disesuaikan untuk tujuan itu, akan menjadi pilihan yang baik.

Perusahaan mengumumkan bahwa mereka juga menjajaki pesawat generasi berikutnya termasuk penelitian tentang teknologi seperti adaptasi termal dan integrasi struktur dan fungsi.

"Sistem teknologi untuk pesawat generasi mendatang akan secara bertahap dibentuk saat perusahaan melakukan uji produksi dan penelitian," lanjut pernyataan Shenyang Aircraft.

Baca juga: Turki Sita Taurat Kono yang Ditulis sebelum Yesus Lahir

Pada bulan lalu, Kepala Komando Tempur Udara AS Jenderal Mark Kelly mengatakan bahwa Amerika sedang mengembangkan jet tempur generasi berikutnya.

Para ahli mengatakan bahwa AS sedang mengobarkan perlombaan senjata atas pesawat tempur baru, tetapi konsep jet tempur generasi mendatang masih belum ditentukan di seluruh dunia.

Jet tempur generasi berikutnya China diharapkan muncul pada tahun 2035. Demikian laporan media China pada awal 2020 dengan mengutip Wang Haifeng, kepala arsitek di AVIC Chengdu Aircraft Research and Design Institute.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Brasil Resmi Gugat Keputusan...
Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved