Prosesi Penguburan Mahasiswa Myanmar Ditembaki Pasukan Junta

Senin, 29 Maret 2021 - 11:43 WIB
loading...
A A A
Namun, dalam insiden di tempat lain di Myanmar, sebanyak 12 orang tewas. Kematian selusin orang itu dilaporkan kelompok advokasi Asosiasi Bantuan untuk Narapidana Politik pada hari Minggu. Kematian mereka menjadikan total korban sipil yang tewas sejak kudeta menjadi 459 orang.

Di tengah kekacauan itu, ribuan penduduk desa di daerah perbatasan melarikan diri ke Thailand setelah serangan udara militer terhadap salah satu dari beberapa milisi etnis yang meningkatkan serangan sejak kudeta.

Sebelumnya, pada parade akbar pasukan dan kendaraan militer di Naypyitaw selama akhir pekan untuk merayakan Hari Angkatan Bersenjata, pemimpin junta Jenderal Min Aung Hlaing membela kudeta dan berjanji akan menyerahkan kekuasaan setelah pemilu baru.

Ia juga mengeluarkan ancaman terhadap gerakan antikudeta. "Tindakan terorisme yang dapat membahayakan ketentraman dan keamanan negara tidak dapat diterima," katanya.

Pada Sabtu malam, Jenderal Min Aung Hlaing dan istrinya menjamu orang-orang terkemuka termasuk Wakil Menteri Pertahanan Rusia Alexander Fomin pada jamuan makan malam mewah di luar ruangan di Naypyitaw.

Surat kabar yang dikelola pemerintah melaporkan ada pertunjukan musik dan pertunjukan drone yang menampilkan representasi penghormatan Min Aung Hlaing.

Baca juga: Biden: Pertumpahan Darah Myanmar Benar-benar Keterlaluan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Intel Rusia Tuduh Prancis...
Intel Rusia Tuduh Prancis Rencanakan Kudeta di Negara-negara Bekas Jajahannya di Afrika
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Elon Musk Selangkah...
Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX
Rekomendasi
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
PT GLI Bantah Giorgio...
PT GLI Bantah Giorgio Antonio CEO dan Pemilik Perusahaan, Ini Klarifikasi Lengkapnya!
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
Berita Terkini
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved