Prosesi Penguburan Mahasiswa Myanmar Ditembaki Pasukan Junta
Senin, 29 Maret 2021 - 11:43 WIB
loading...
A
A
A
Video di media sosial menunjukkan tentara menari di jalan untuk menandai acara tersebut.
Hari Angkatan Bersenjata memperingati dimulainya perlawanan lokal terhadap pendudukan Jepang selama Perang Dunia II, dan biasanya menampilkan parade yang dihadiri oleh perwira dan diplomat militer asing.
Presiden AS Joe Biden pada hari Minggu mengecam pertumpahan darah yang dilakukan terhadap pengunjuk rasa anti-kudeta di Myanmar sebagai tindakan yang benar-benar keterlaluan. Kecaman disampaikan setelah pasukan keamanan membunuh lebih dari 100 orang termasuk sedikitnya tujuh anak pada hari Sabtu.
"Ini mengerikan," kata Biden kepada wartawan dalam sambutan singkat yang dia berikan di negara bagian asalnya, Delaware.
"Ini benar-benar keterlaluan dan berdasarkan laporan yang saya dapatkan, sangat banyak orang telah terbunuh, sama sekali tidak perlu."
Hari Angkatan Bersenjata memperingati dimulainya perlawanan lokal terhadap pendudukan Jepang selama Perang Dunia II, dan biasanya menampilkan parade yang dihadiri oleh perwira dan diplomat militer asing.
Presiden AS Joe Biden pada hari Minggu mengecam pertumpahan darah yang dilakukan terhadap pengunjuk rasa anti-kudeta di Myanmar sebagai tindakan yang benar-benar keterlaluan. Kecaman disampaikan setelah pasukan keamanan membunuh lebih dari 100 orang termasuk sedikitnya tujuh anak pada hari Sabtu.
"Ini mengerikan," kata Biden kepada wartawan dalam sambutan singkat yang dia berikan di negara bagian asalnya, Delaware.
"Ini benar-benar keterlaluan dan berdasarkan laporan yang saya dapatkan, sangat banyak orang telah terbunuh, sama sekali tidak perlu."
(min)
Lihat Juga :