Biden Awalnya Tertawakan Tembakan Rudal Korut, tapi Kini Mengancam

Jum'at, 26 Maret 2021 - 14:27 WIB
loading...
Biden Awalnya Tertawakan...
Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Rezim Kim Jong-un telah dua kali menguji tembak rudal Korea Utara (Korut), yakni pada Minggu dan Kamis. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden awalnya menertawakan manuver Pyongyang tersebut, namun kini mengancam akan merespons.

Biden meremehkan uji tembak rudal Korea Utara pada hari Minggu dengan menyebutnya sebagai "usaha seperti biasa". Komentar itu disampaikan sambil tertawa.

Baca juga: Ditembakkan Korut, Ini Penampakan Rudal Taktis Berhulu Ledak 2,5 Ton

Direktur senior Korean Studies di Washington’s Centre for the National Interest, Harry Kazanis, mengatakan uji tembak rudal terbaru kemungkinan reaksi rezim Kim Jong-un atas sikap Biden.

"Peluncuran rudal Korea Utara terbaru ini kemungkinan besar merupakan reaksi terhadap Presiden AS Joe Biden yang meremehkan dan tampaknya menertawakan uji coba rudal akhir pekan mereka," katanya.

“Rezim Kim, seperti selama tahun-tahun (kepemimpinan) Trump, akan bereaksi bahkan terhadap apa yang mereka rasakan sebagai kehilangan muka atau komentar yang merendahkan yang keluar dari Washington," ujarnya.

“Meskipun komentar dan tawa Biden jelas tidak dimaksudkan untuk memicu reaksi, Korea Utara akan menggunakan dalih apa pun yang ditawarkan untuk meningkatkan taruhan.”

Selama konferensi pers pertamanya di Gedung Putih hari Kamis, Biden mengancam Korea Utara dengan menyatakan negara itu akan menghadapi pembalasan jika meningkatkan ketegangan dengan Amerika.

Dia mengatakan uji coba rudal balistik oleh Pyongyang melanggar resolusi DK PBB 1718.

Baca juga: Bawa 30 Jet Tempur Rafale, Kapal Induk Nuklir Prancis Mampir di Abu Dhabi

Biden mengatakan Amerika Serikat tetap terbuka untuk diplomasi dengan Korea Utara meskipun ada uji coba misilnya pekan ini. Namun, dia mengancam akan ada respons jika Korea Utara meningkatkan masalah.

"Kami sedang berkonsultasi dengan sekutu dan mitra kami, dan akan ada respons jika mereka memilih untuk meningkatkan (ketegangan)," katanya. "Kami akan merespons sesuai."

"Saya juga siap untuk beberapa bentuk diplomasi, tetapi itu harus dikondisikan pada hasil akhir denuklirisasi," imbuh Biden, merujuk pada upaya AS untuk membujuk Korea Utara agar menyerahkan senjata nuklirnya, sebagaimana dikutip The Mirror, Jumat (26/3/2021).

Ditanya apakah dia setuju bahwa Korea Utara adalah masalah kebijakan luar negeri utama yang dia hadapi, Biden menjawab: "Ya".
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved