Filipina Marah, 220 Kapal AL China Masuk Wilayah Sengketa Laut China Selatan

Senin, 22 Maret 2021 - 07:38 WIB
loading...
A A A
Taiwan, Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Brunei semuanya mengklaim sebagian wilayah Laut China Selatan. Dalam beberapa tahun terakhir, China telah membangun pulau-pulau di perairan yang disengketakan, memasang landasan udara di beberapa pulau tersebut.

Amerika Serikat (AS) telah berulang kali mengutuk apa yang disebutnya upaya China untuk menindas tetangga-tetanggnya dengan klaim wilayah tersebut. Beijing, di sisi lain, telah mengkritik Washington atas apa yang dituduhnya sebagai campur tangan dalam urusan internalnya.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah membina hubungan persahabatan dengan Beijing sejak menjabat pada 2016.

Dia telah dikritik karena tidak membela negaranya atas perilaku agresif China dan tidak menuntut kepatuhan China dengan putusan arbitrase internasional.

"Jika saya mengirim marinir saya untuk mengusir para nelayan China, saya jamin tidak ada satu pun dari mereka yang akan pulang hidup-hidup," kata Duterte memperingatkan.

Sementara itu, Duterte mencari dana infrastruktur, perdagangan, dan investasi dari China, yang juga telah menyumbangkan dan menjanjikan lebih banyak vaksin COVID-19 ke Filipina karena negara itu menghadapi peningkatan infeksi virus corona yang mengkhawatirkan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
5 Alasan China Mampu...
5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved