Studi Ungkap Sikap Anti-Israel dan Anti-Zionis Meningkat di Kampus AS

Senin, 22 Maret 2021 - 06:06 WIB
loading...
Studi Ungkap Sikap Anti-Israel...
Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Manifestasi dari sikap anti-Zionisme di universitas di Amerika Serikat (AS) telah meningkat secara drastis dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu terungkap dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Institut Studi Keamanan Nasional (INSS) Universitas Tel Aviv.

Penulis studi itu, Miriam Elman, mengatakan anti-Zionisme telah terwujud dalam berbagai cara, termasuk menempelkan selebaran anti-Zionis yang menuduh orang-orang Yahudi secara diam-diam menyusup ke pemerintah.

Baca: Turki: Langkah Ekspansionis Israel Melanggar Hukum Internasional

Elman mengatakan, kampanye rutin anti-Israel yang menyerukan untuk memboikot, melepaskan dari dan memberi sanksi kepada Israel ditampilkan di ratusan kampus, termasuk beberapa kampus paling bergengsi di AS dan kampus dengan pendaftaran siswa Yahudi yang tinggi.

"Israel terus di delegitimasi dan dicap sebagai negara paria," ujarnya, seperti dilansir Anadolu Agency.

Banyak siswa memandang siswa Yahudi, sebagian besar dari mereka mendefinisikan diri sebagai Zionis menurut penulis, sebagai imperialis, rasis dan bahkan Nazi, dan supremasi kulit putih.

Baca: Israel Paksa Mahmoud Abbas Membatalkan Pemilu Palestina

Studi tersebut mengatakan beberapa siswa dianggap menyimpan keyakinan Zionis dan mereka yang mengidentifikasi diri dengan Israel telah ditanyai tentang kesesuaian mereka untuk melayani dalam posisi kepemimpinan.

Menurut penelitian tersebut, jumlah mahasiswa Amerika yang mendukung gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) telah meningkat setelah pembunuhan George Floyd pada tahun 2020 yang memperkuat persekutuan antara pendukung BDS dan gerakan Black Lives Matter.

BDS adalah gerakan yang dipimpin Palestina, yang terinspirasi oleh gerakan anti-apartheid Afrika Selatan yang menuntut kebebasan, keadilan, dan kesetaraan bagi warga Palestina. BDS juga bekerja untuk mengakhiri dukungan internasional untuk penindasan Israel terhadap warga Palestina dengan mempromosikan boikot produk Israel dan sanksi terhadap Israel.

Baca: Arab Saudi dan Kuwait Kutuk Pelanggaran Israel di Dewan HAM PBB

Studi itu juga mencatat munculnya profesor anti-Israel di AS yang menerbitkan materi anti-Israel di outlet peer-review terkemuka. "Departemen akademis semakin mensponsori acara yang menjelekkan Israel," katanya.

"Banyak mahasiswa Yahudi-Zionis juga telah dikecualikan dari berpartisipasi dalam koalisi progresif dan terdapat kampanye kampus menjengkelkan yang mendiskreditkan organisasi Amerika-Yahudi. Kampanye berusaha untuk mencegah atau membatasi aktivitas mereka di kampus," ujarnya.

Studi tersebut menyoroti seruan terbuka untuk "boikot akademis terhadap Israel" oleh para profesional universitas yang mengecilkan hati siswa untuk tidak melanjutkan program belajar di luar negeri di Israel.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved